Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

WikiLeaks Rilis Bocorkan Ratusan Ribu Email AKP

Spanduk kampanye pilpres Erdogan menutupi hampir seluruh dinding sebuah gedung bertingkat.
Bagikan:

Hidayatullah.com—WikiLeaks telah mempublikasikan 294.546 email beserta ribuan file lampirannya dari 762 kotak email yang diduga berasal dari domain email utama partai pemerintah AKP.

Email terbaru yang dirilis itu bertanggal kirim 6 Juli 2016, dan yang terlawas 2010.

“Patut diperhatikan bahwa email yang berkaitan dengan domain itu kebanyakan dipakai untuk urusan yang berkaitan dengan dunia, berbeda dengan kebanyakan masalah-masalah sensitif internal,” kata WikiLeaks dalam situs resminya seperti dilansir Aljazeera (20/7/2016).

WikiLeaks mengatakan pihaknya menerima bocoran email itu sepekan sebelum percobaan kudeta hari Jumat lalu.

WikiLeaks akan Membocorkan Ribuan Dokumen Terkait Struktur Kekuasaan Politik Turki

Organisasi itu memutuskan untuk memajukan tanggal rilis dokumen-dokumen tersebut sebagai respon atas aksi bersih-bersih pemerintah Erdogan yang menangkapi ribuan orang yang dituding terlibat dalam percobaan kudeta.

“Kami telah memverifikasi materi dan sumber, yang tidak berkaitan, bagaimana pun, dengan elemen-elemen di belakang percobaan kudeta, atau dengan partai atau negara rival,” kata WikiLeaks.

Lebih lanjut organisasi bentukan Julian Assange itu mengklaim bahwa infrastrukturnya “terus menerus mendapatkan serangan,” menyusul pengumuman akan dipublikasikannya email-email AKP.

“Kami tidak pasti dengan asal asli serangan itu. Pemilihan waktunya mengarah pada sebuah faksi kekuasaan negara Turki atau sekutu-sekutunya. Kami tidak akan gentar dan akan tetap mempublikasikannya,” kata WikiLeaks lewat Twitter.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Jumlah Kematian Akibat Corona di AS Bisa Melebihi 200.000 Orang

Jumlah Kematian Akibat Corona di AS Bisa Melebihi 200.000 Orang

Putra Mahkota Saudi Luncurkan Proyek Riset Nuklir Pertama

Putra Mahkota Saudi Luncurkan Proyek Riset Nuklir Pertama

Jerman Tahu Resiko Penerbangan Sebelum Pesawat MH17 Jatuh, Tetapi Diam Tidak Menyebarkannya

Jerman Tahu Resiko Penerbangan Sebelum Pesawat MH17 Jatuh, Tetapi Diam Tidak Menyebarkannya

Penyelidik PBB Legalkan Blokade Laut atas Gaza

Penyelidik PBB Legalkan Blokade Laut atas Gaza

Dinilai Hina Islam, Newsweek dicekal di Pakistan

Dinilai Hina Islam, Newsweek dicekal di Pakistan

Baca Juga

Berita Lainnya