Selasa, 2 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Internasional

Newt Gingrich Usul Semua Muslim Amerika Dites Apakah Percaya Hukum Syariah dan Dideportasi Jika Ya

Bagikan:

Hidayatullah.com—Mantan juru bicara atau ketua parlemen Amerika Serikat Newt Gingrich mengajukan usul agar semua warga Muslim AS dites apakah mereka percaya terhadap hukum syariah, dan harus dideportasi jika ya.

Pernyataan itu kemukakan Gingrich, seorang politisi Partai Republik, menyusul serangan truk maut di Nice, Prancis, yang menewaskan lebih dari 80 orang.

“Peradaban Barat sedang berada dalam peperangan. Kita benar-benar harus mengetes setiap orang di sini yang memiliki latar belakang Muslim dan jika mereka percaya kepada Syariah maka mereka harus dideportasi,” kata Gingrich kepada Fox News seperti dilansir BBC Jumat (15/7/2016).

“Syariah tidak kompatibel dengan peradaban Barat. Muslim modern yang telah melepaskan syariah, dengan senang hati kami menerimanya sebagai warganegara. Sangat-sangat senang bertetangga dengan mereka,” kata Gingrich lagi.

Tidak jelas apakah Gingrich –pria kelahiran Pennsylvania tahun 1943, lulusan Emory University dan Tulane University, dulu penganut Kristen Baptis dan Lutheranism dan sekarang Katolik Roma– benar-benar mengetahui definisi Muslim dan hukum syariah.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Aktivis Buddha Radikal Halangi Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

Aktivis Buddha Radikal Halangi Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

BAMF: Jerman Lebih Baik Mencari Pekerja Terampil dari Eropa Selatan

BAMF: Jerman Lebih Baik Mencari Pekerja Terampil dari Eropa Selatan

Zionis Larang Festival Wayang Anak Palestina

Zionis Larang Festival Wayang Anak Palestina

Pemerintah Inggris Dikritik atas Bungkamnya Menanggapi Kejahatan Perang Israel

Pemerintah Inggris Dikritik atas Bungkamnya Menanggapi Kejahatan Perang Israel

Mantan Pelatih Militer AS Dijatuhi Hukuman 10 tahun Penjara karena Siksa 12 Tentara Muslim

Mantan Pelatih Militer AS Dijatuhi Hukuman 10 tahun Penjara karena Siksa 12 Tentara Muslim

Baca Juga

Berita Lainnya