Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Anak Osama Bin Laden Janji Balas Kematian Ayahnya

Hamzah bersama Osama bin Laden
Bagikan:

Hidayatullah.com–Salah seorang anak lelaki mantan pemimpin al-Qaeda, Osama bin Laden (Usamah bin Ladin) mengancam akan membalas dendam terhadap tindakan Amerika Serikat (AS) membunuh ayahnya, demikian menurut pesan audio terbaru yang diposting melalui online.

Dalam pidato selama 21 menit berjudul “Kita Semua Adalah Osama” (We Are All Osama), dikutip  Kelompok Intelijen SITE, Hamza  berjanji akan melanjutkan perjuangan jaringan itu untuk menentang AS dan sekutunya.

“Kami akan terus menyerang Anda dan menargetkan Anda di negara Anda dan di luar negeri dalam menanggapi penindasan Anda terhadap orang-orang Palestina, Afghanistan, Suriah, Iraq, Yaman, Somalia, dan sejumlah negara muslim yang tidak tahan akan penindasan Anda,” kata Hamza seperti disitat dari Reuters, Ahad (10/07/2016).

“Adapun balas dendam oleh negara Islam untuk Syeikh Osama, semoga Allah merahmatinya. Bukanlah balas dendam terhadap sosok Osama, tetapi balas dendam untuk mereka yang tewas karena membela Islam,” katanya lagi dalam pidato selama 21 menit.

Osama bin Laden dibunuh di daerah persembunyiannya di Abbottabad di Pakistan oleh tentara AS pada 2011, sehingga melumpuhkan jaringan militan itu diduga bertanggungjawab melancarkan serangan 11 September, 2001.

Dokumen-dokumen yang ditemukan di tempat persembunyian Osama dan diterbitkan oleh AS pada tahun lalu diduga menyatakan bahwa pembantu-pembantunya mencoba mempersatukan pemimpin jaringan militan itu dengan Hamza, yang telah ditempatkan di bawah tahanan rumah di Iran.

Hamza, kini berusia di pertengahan 20-an, berada di sisi ayahnya di Afghanistan sebelum serangan 9/11 dan menghabiskan waktu bersama Osama di Pakistan setelah invasi AS di Afghanistan, menurut Institut Brookings.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Mahkamah Turki Tolak Reformasi jilbab

Mahkamah Turki Tolak Reformasi jilbab

Muslim Etnis China di Malaysia Ingin Pertahankan Tradisi

Muslim Etnis China di Malaysia Ingin Pertahankan Tradisi

Serangan Mematikan, 19 Tentara Asing Tewas di Afghanistan

Serangan Mematikan, 19 Tentara Asing Tewas di Afghanistan

China dan Kebijakan ‘Kontrasepsi Paksa’ Membatasi Kelahiran Perempuan Uighur  

China dan Kebijakan ‘Kontrasepsi Paksa’ Membatasi Kelahiran Perempuan Uighur  

Anggota NATO Belum Sepakat Zona Larangan Terbang Libya

Anggota NATO Belum Sepakat Zona Larangan Terbang Libya

Baca Juga

Berita Lainnya