Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dikabarkan Mencoba Bunuh Diri, Bradley Manning Dirawat di Rumah Sakit

Bagikan:

Hidayatullah.com—Bradley Manning, tentara Amerika Serikat yang sedang menjalani masa hukuman penjara akibat membocorkan ratusan ribu informasi rahasia negaranya kepada WikiLeaks, dirawat di rumah sakit, kata pengacaranya, setelah media mengabarkan bahwa dia berusaha untuk bunuh diri.

Pihak militer mengkonfirmasi bahwa Manning, 28, telah dikembalikan ke penjara setelah dirawat di rumah sakit. Demikian dikatakan pengacara dari American Civil Liberties Union, Chase Strangio, yang menjadi penasihat hukum Manning. Kondisi medis Bradley Manning, yang sudah mengubah identitasnya menjadi Chelsea Manning karena merasa dirinya wanita, tidak dirilis, lapor Reuters mengutip keterangan Strangio hari Rabu (6/7/2016).

Sebelumnya, laporan CNN menyebutkan bahwa juru bicara US Army Kolonel Patrick Seiber hari Selasa (5/7/2016) mengatakan Manning dibawa ke rumah sakit dekat U.S. Disciplinary Barracks di Fort Leavenworth.

Mengutip Seiber dan seorang pejabat yang tidak disebutkan identitasnya, CNN melaporkan bahwa Manning dilarikan ke rumah sakit setelah berusaha bunuh diri.

“Laporan yang menyebutkan soal percobaan bunuh diri Chelsea belum terkonfirmasi,” kata Strangio lewat Twitter. “Kami hanya mengetahui dia dibawa ke rumah sakit, dan kami berusaha mencari informasi lebih lanjut.”

Upaya-upaya untuk menghubungi penjara militer tempat Manning dibui tidak membuahkan hasil, tulis Reuters.

Nancy Hollander, salah satu pengacara tim pembela Manning, dalam pernyataannya mengecam militer AS yang dinilai tidak menjaga kerahasiaan informasi medis kliennya dan karena mempersulit pengacara dan teman-teman Manning untuk mengontaknya.

Bulan Mei lalu, Manning mengajukan banding ke pangadilan militer agar membatalkan dakwaan terhadap dirinya. Ada beberapa hal yang digugat Manning dalam permohonan banding itu, termasuk masa tahanan yang berkepanjangan, gugatan yang sangat berlebihan sehingga dirinya terancam vonis hukuman yang tidak akan bisa dijalani, serta hakim yang memasukkan hal-hal yang tidak berkaitan dengan gugatan sebagai bukti dalam persidangan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Gereja Skotlandia Tak Dukung Korban Pencabulan di Sekolah Katolik

Gereja Skotlandia Tak Dukung Korban Pencabulan di Sekolah Katolik

Demonstran Dibunuh Aparat Keamanan, PM Mali Minta Maaf

Demonstran Dibunuh Aparat Keamanan, PM Mali Minta Maaf

4 Perusahaan Jasa Pariwisata Mendukung Penjajahan ‘Israel’

4 Perusahaan Jasa Pariwisata Mendukung Penjajahan ‘Israel’

Ekstremis Buddha Demo Tolak Bantuan untuk Umat Islam Rohingya

Ekstremis Buddha Demo Tolak Bantuan untuk Umat Islam Rohingya

Ratko Mladic Tiba di Den Haag

Ratko Mladic Tiba di Den Haag

Baca Juga

Berita Lainnya