Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Eks Menteri Informasi Libanon Dibui 13 Tahun dalam Kasus Terorisme

Politisi Kristen Michel Samaha (kanan) bersama Hassan Nasrallah, pemimpin kelompok bersenjata Syiah Libanon, Hizbullah.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Pengadilan militer Libanon hari Jumat (8/4/2016) menghukum mantan menteri informasi Michel Samaha penjara 13 tahun dan kerja paksa karena berusaha melakukan “tindak terorisme”, kata sebuah sumber kehakiman kepada AFP.

Samaha didakwa bersalah mengirimkan bahan peledak yang digunakan untuk serangan-serangan serta pembunuhan tokoh-tokoh politik dan agama di Libanon dengan bantuan pihak keamanan Suriah.

Mantan menteri itu ditahan pada tahun 2012 dan divonis pada Mei 2015 dengan hukuman empat setengah tahun penjara. Namun, keputusan itu dibatalkan satu bulan kemudian dan dia harus menjalani persidangan ulang.

“Jaksa menuntut hukuman mati, tapi dia dihukum 13 tahun penjara dan kerja paksa,” kata sumber kehakiman.

Berdasarkan hukum di Libanon, hukuman yang tersisa yang harus dijalani Samaha tinggal 10 tahun.

Selain dibui, Samaha juga dilucuti hak sipilnya berupa hak memilih dan menduduki jabatan publik.

Michel Fuad Samaha, seorang poltisi Kristen dan mantan penasihat untuk Presiden Suriah Bashar Al-Assad, dalam persidangan mengakui dirinya mengirimkan bahan peledak dari Suriah untuk dipergunakan dalam serangan-serangan di Libanon.

Namun, dia berpendapat dirinya harus dibebaskan kerena menjadi korban jebakan.

Vonis hukuman penjara dalam persidangan sebelumnya (yang kemudian dibatalkan) dikecam sebagai “skandal” oleh Menteri Kehakiman Ashraf Rifi, sebab dengan hukuman singkat itu Samaha sudah melenggang bebas akhir tahun 2015.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Komisi HAM Eropa Soroti Program Rendisi CIA

Komisi HAM Eropa Soroti Program Rendisi CIA

Naif Tinggalkan Kesatuan, Amerika Awalnya Tak Berniat Bebaskan Bergdahl dari Taliban

Naif Tinggalkan Kesatuan, Amerika Awalnya Tak Berniat Bebaskan Bergdahl dari Taliban

Menteri Baru Mesir akan Ditetapkan Hari Sabtu

Menteri Baru Mesir akan Ditetapkan Hari Sabtu

Cegah Kebatilan Syiah di Hari Asyuro, Kementerian Wakaf Mesir Tutup Makam Imam Hussein

Cegah Kebatilan Syiah di Hari Asyuro, Kementerian Wakaf Mesir Tutup Makam Imam Hussein

Demonstrasi Menentang Arab Saudi di Yaman Semakin Intensif

Demonstrasi Menentang Arab Saudi di Yaman Semakin Intensif

Baca Juga

Berita Lainnya