Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

Tiga Pilot Berjilbab Ciptakan Sejarah, Terbang ke Arab Saudi

www.utusan.com.my
Kapten Sharifah Czarena dibantu oleh pejabat senior pertama, Sariana Nordin dan Dk Nadiah Pg Khashiem.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Trio pilot berjilbab milik Royal Brunei Airlines menciptakan sejarah tersendiri ketika muncul sebagai kru wanita berjilbab pertama menerbangkan pesawat selama penerbangan perdana perusahaan itu  ke Arab Saudi, baru-baru ini.

Mail Online melaporkan, penerbangan pilot wanita itu juga menarik perhatian dunia ketika mereka mendarat di Bandara Internasional Jeddah di Arab Saudi, negara yang melarang wanita mengendarai mobil, demikian dikutip utusan.com.my, Rabu (16/03/2016).

Mereka menerbangkan Boeing 787 Dreamliner dari Brunei ke Jeddah bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Brunei. Pesawat dikendalikan oleh Kapten Sharifah Czarena dibantu oleh pejabat senior pertama, Sariana Nordin dan Dk Nadiah Pg Khashiem.

Ketiga pilot wanita itu dipercaya Royal Brunei Airlines untuk menerbangkan jet tersebut saat merayakan perayaan Hari Kemerdekaan Brunei yang jatuh pada 24 Februari 2016 lalu, setelah negeri itu mendapat kemerdekaan dari Inggris pada 1984.

Kapten Czarena dilatih di Inggris dan pada Desember 2013 menjadi pilot Royal Brunei pertama yang Boeing 787 Dreamliner dari Bandara Heathrow London. Dia mengatakan kepada The Brunei Times pada tahun 2012 menjadi pilot, biasanya dilihat orang sebagai pekerjaan yang didominasi kaum pria.

“Sebagai perempuan, seorang wanita Brunei, itu merupakan prestasi besar. Ini benar-benar menunjukkan kepada generasi muda atau anak-anak terutama bahwa apapun yang mereka impikan bisa tercapai,” katanya dikutip BBC.

Sharifah Czarena menjalani pelatihan penerbangan di Sekolah Penerbangan Cabair di Cranfield, Bedfordshire dan telah mengoperasikan pesawat milik perusahaan itu di beberapa jalur utama di dunia.

Pada Desember 2013, ia muncul sebagai pilot pertama Royal Brunei Airlines yang mendarat di Heathrow, London menggunakan jet Boeing 787 Dreamliner.

Namun, keberhasilan tiga pilot wanita itu bukanlah yang pertama karena kru penerbangan wanita yang menerbangkan sebuah pesawat jarak jauh sudah menjadi tren belakangan ini.

Minggu lalu, sejumlah perusahaan termasuk Air Canada dan Air India mempercayakan kru penerbangan wanita untuk menerbangkan pesawat perusahaan masing-masing bersempena minggu Penerbangan Wanita Seluruh Dunia.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pertemuan di London Bahas Krisis Libya

Pertemuan di London Bahas Krisis Libya

Wanita Saudi Diizinkan Bekerja di Kementerian Hukum

Wanita Saudi Diizinkan Bekerja di Kementerian Hukum

15 Tahun Penjara Bagi Pastor Pedofil

15 Tahun Penjara Bagi Pastor Pedofil

Photoshop Bantu Mesir “Pimpin” Amerika dan Israel

Photoshop Bantu Mesir “Pimpin” Amerika dan Israel

Blix: “Anggota Pemerintahan AS Haram Jadah!”

Blix: “Anggota Pemerintahan AS Haram Jadah!”

Baca Juga

Berita Lainnya