Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pesawat Tempur Uni Emirat Arab Hilang di Yaman

Reuters
Pesawat jet tempur koalisi Saudi penggempur kelompok pemberontak Syiah Houthi di Yaman
Bagikan:

Hidayatullah.com–Uni Emirat Arab (UAE) mengatakan bahwa salah satu pesawat tempur yang mengambil bagian dalam misi melawan pemberontak Syiah al Houthi di Yaman, hilang.

Angkatan bersenjata UEA melalui kantor berita Pemerintah Yaman, WAM, mengumumkan hilangnya pesawat jet tempur itu. Namun pihak militer UEA tidak menjelaskan penyebab hilangnya pesawat tempur serta nasib pilotnya. Tipe pesawat jet tempur juga tidak dirinci militer UEA.

”Komando Angkatan Bersenjata hari ini mengumumkan bahwa jet tempur yangmengambil bagian dalam koalisi Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi di Yaman, hilang,” bunyi pernyataan militer UEA, seperti dilaporkan AFP, Senin (14/3/2016).

Ini adalah jet pertama milik Emirat yang diketahui hilang dalam konflik.

Para pejabat belum mengumumkan jenis jet yang hilang, ataupun identitas dan keadaan pilot-pilotnya.

Angkatan Udara Uni Emirat Arab (UAE) mengoperasikan pesawat tempur jenis F-16 buatan AS dan Mirage 2000 buatan Prancis.

Pada bulan Desember, sebuah jet tempur F-16 milik Bahrain jatuh di Arab Saudi karena “kesalahan teknis,” sedangkan pada bulan Mei pesawat perang Maroko jatuh Yaman.

Kedua jet itu mengambil bagian dalam operasi militer di Yaman, yang memiliki nama sandi Operasi Pemulihan Harapan.

Uni Emirat Arab (UAE) yang merupakan bagian dari koalisi yang dipimpin Saudi ini telah melakukan serangan udara sejak Maret 2015 untuk mendukung Presiden Abdrurabbu Mansyurhadi.

Presiden Hadi meminta bantuan Saudi setelah dia nyaris digulingkan oleh pemberontak Syiah Hautsyi (Al Houthi) yang merupakan sekutu presiden sebelumnya, Ali Abdullah Saleh. Sebanyak 6.000 orang telah tewas dalam konflik Yaman.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Coronavirus: Pejabat Tinggi Namibia Dilarang Membeli Mobil Baru

Coronavirus: Pejabat Tinggi Namibia Dilarang Membeli Mobil Baru

Guru di New Zealand Mogok Massal Minta Naik Gaji

Guru di New Zealand Mogok Massal Minta Naik Gaji

Gereja Anglikan di Tasmania Dijual untuk Bayar Korban Pendeta Pedofil

Gereja Anglikan di Tasmania Dijual untuk Bayar Korban Pendeta Pedofil

Larangan Burka Tinggal Tunggu Persetujuan Parlemen Prancis

Larangan Burka Tinggal Tunggu Persetujuan Parlemen Prancis

Israel Peringatkan Yahudi AS Soal Serangan Iran

Israel Peringatkan Yahudi AS Soal Serangan Iran

Baca Juga

Berita Lainnya