Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mahasiswa Indonesia Tewas Terseret Arus Sungai Nil

hidayatullah.com/Sholah Salim
Warga Mesir tidak akan tega membuang sampah atau limbah karena mereka juga yang akan menelannya, karena semua konsumsi air di Mesir bersumber dari sungai ini
Bagikan:

Hidayatullah.com–Seorang mahasiswa asal Indonesia M Naufal Syihab tewas setelah terseret arus Sungai Nil dan jenazahnya hingga Minggu sore masih berada di Sudan.

“Jenazah tidak dibawa pulang ke Indonesia,” kata rekan korban, Nur Hasan di Sudan, dalam keterangan tertulisnya kepada Antara di Jakarta, Ahad , 28 Februari 2016 ..

Dia yang bersama korban melanjutkan studi di International Universty of Africa, Sudan, menuturkan bahwa sebelum peristiwa itu terjadi, Sabtu (27/02/2016), korban bermain bersama tamannya di Sungai Nil di daerah Roy Mishri.

“Mungkin teman saya itu tidak bisa berenang,” demikian dugaan Hasan atas penyebab insiden yang menempa rekannya yang meninggal dunia dalam usia 23 tahun.

Dia tidak mengetahui sejauh mana jasad korban terseret arus sungai terpanjang di dunia (6.650 kilometer) yang melintasi sembilan negara di benua Afrika, termasuk Sudan, itu.

Namun Hasan hanya mengetahui korban yang tercatat sebagai mahasiswa semester III program Islamic Studies tersebut ditemukan 1,5 jam setelah kejadian.

“Jasad korban ditemukan penduduk sekitar bantaran Sungai Nil yang kemudian dilaporkan kepada polisi setempat,” ujarnya.

Korban berasal dari Lasem, Jawa Tengah, dan masih cicit KH Mashum, salah satu ulama besar di provinsi itu.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Drone Amerika Jatuh di Waziristan

Drone Amerika Jatuh di Waziristan

Protes BBM Rakyat Yordania Tuntut Raja Turun Tahta

Protes BBM Rakyat Yordania Tuntut Raja Turun Tahta

Berlusconi Menang Tipis, Italia Rusuh

Berlusconi Menang Tipis, Italia Rusuh

Pasukan Khusus Inggris SAS Membunuh Sipil Tak Bersenjata di Afghanistan

Pasukan Khusus Inggris SAS Membunuh Sipil Tak Bersenjata di Afghanistan

“Kami Membutuhkan Bantuan Dunia”

“Kami Membutuhkan Bantuan Dunia”

Baca Juga

Berita Lainnya