Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Jerman Pertimbangkan Ulang Penjualan Senjata ke Timur Tengah

Bagikan:

Hidayatullah.com—Jerman melipatgandakan ekspor peralatan militernya tahun lalu menjadi delapan juta euro, meskipun pemerintah sebelumnya menyatakan akan menguranginya. Pemerintah Berlin saat ini mempertimbangkan untuk mengurangi volume penjualan senjatanya ke Timur Tengah.

Seiring meningkatnya konflik bersenjata di Timur Tengah, secara terbuka, pemerintah Jerman mengatakan akan memikirkan kembali penjualan peralatan militernya ke kawasan itu.

Meskipun ada perjanjian penjualan tank dan arteleri yang harus dihormati dengan negara Qatar, pertimbangan ulang itu akan dilakukan, kata wakil kanselir kepada parlemen.

“Kami sudah memeriksa apakah kita dapat menarik kembali persetujuan undan-undang perdagangan internasional. Kami menyadari bahwa hal itu mustahil dilakukan tanpa persetujuan dengan seluruh jajaran kementerian dari pemerintahan lama yang menyetujui undang-undang pengendalian senjata,” kata Sigmar Gabriel seperti dikutip Euronews Jumat (19/2/2016).

Kesepakatan penjualan senjata lain yang akan dikaji ulang termasuk dengan Arab Saudi, yang menggunakan persenjataannya untuk memerangi kelompok pemberontak Syiah Hautsy (Houthi) di Yaman.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Asharq Alawsat: Qadhafi Bersedia Mundur “Bersyarat”

Asharq Alawsat: Qadhafi Bersedia Mundur “Bersyarat”

Mufti Perlis Larang Bunyikan Quran Dari Kaset Yang Ganggu Masyarakat

Mufti Perlis Larang Bunyikan Quran Dari Kaset Yang Ganggu Masyarakat

Palsukan Label Halal ke Indonesia, Pebisnis Amerika Dihukum

Palsukan Label Halal ke Indonesia, Pebisnis Amerika Dihukum

Covid-19: WHO Didesak Agar Undang Taiwan dalam Pertemuan Penting

Covid-19: WHO Didesak Agar Undang Taiwan dalam Pertemuan Penting

Gubernur Yerusalem Adnan Gaith Ditangkap untuk Ke-17 Kalinya oleh ‘Israel’

Gubernur Yerusalem Adnan Gaith Ditangkap untuk Ke-17 Kalinya oleh ‘Israel’

Baca Juga

Berita Lainnya