Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

4 Tewas dan Puluhan Luka Setelah Bom Jatuhi Klinik MSF di Yaman

Bagikan:

Hidayatullah.com–Setidaknya 4 tewas dan puluhan luka-luka akibat serangan terhadap fasilitas medis MSF (Medecins Sans Frontieres) yang terletak di kota Razih Yaman, demikian lansir situs lembaga medis non-pemerintah internasional ini, msf-me.org (10/1/2016)

Peristiwa penyerangan terjadi pada pukul 9:20 pagi, dimana sebuah bom jatuh mengenai bangunan klinik Shiharah yang bekerja sama dengan tim IMS dan bom lain jatuh di sebelah bangunan. Pihak MSF tidak bisa memastikan asal bom tersebut, hanya saja pada waktu yang sama pesawat tempur koalisi terbang di atas lokasi tersebut.

Pihak MSF juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah memberikan data secara berkala mengenai lokasi klinik-klinik yang berafiliasi dengan pihaknya, hingga pihak koalisi yang dipimpin oleh pihak Saudi tidak mungkin tidak mengetahui posisinya.

Di wilayah Razih sendiri saat ini terjadi pertempuran sengit dan sebelumnya, klinik tersebut juga menjadi sasaran serangan bom sebelum tim MSF ikut bergabung.

Peristiwa ini merupakan peristiwa ke tiga yang menimpa tim MSF di Yaman. Sebelumnya, pada 27 Oktober lalu rumah sakit Haidan hancur oleh serangan koalisi yang dipimpin Saudi, sebagaimana pada 3 Desember klinik di Ta’z juga menjadi sasaran serangan koalisi yang menyebabkan 9 orang terluka dan pihak MSF bekerja sama dengan kedua lembaga medis tersebut.

Pihak MSF sendiri menyeru kepada pihak yang bertikai untuk menghormati para pasien dan tenaga medis sedangan menyerang rumah sakit merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.*

 

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Meskipun Ditentang Warga, Museum Yahudi Irlandia Tetap Diperluas

Meskipun Ditentang Warga, Museum Yahudi Irlandia Tetap Diperluas

Diusir dari Prancis, Mentor Pelaku Teror Charlie Hebdo Akan Diadili di Aljazair

Diusir dari Prancis, Mentor Pelaku Teror Charlie Hebdo Akan Diadili di Aljazair

Warga Yunani Berunjuk Rasa Terkait Sengketa Nama Makedonia

Warga Yunani Berunjuk Rasa Terkait Sengketa Nama Makedonia

Pria Ethiopia Berusia 114 Tahun Sembuh dari Covid-19

Pria Ethiopia Berusia 114 Tahun Sembuh dari Covid-19

UNHCR: 85% Pengungsi Suriah di Jordania Hidup di Bawah Garis Kemiskinan

UNHCR: 85% Pengungsi Suriah di Jordania Hidup di Bawah Garis Kemiskinan

Baca Juga

Berita Lainnya