Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mendagri Denmark Bela Kebijakan Perlucutan Barang Berharga Milik Migran

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang menteri Denmark membela rencana untuk melucuti uang tunai dan barang-barang berharga milik migran guna membayar biaya hidup mereka di negara itu.

Rancangan undang-undang tersebut akan memberikan wewenang kepada aparat untuk menggeledah pakaian dan tas para migran untuk mencari uang atau barang yang bernilai lebih dari 400 euro (6 juta rupiah), lapor Euronews Sabtu (19/12/2015).

Barang-barang yang dianggap sebagai kenang-kenangan atau peninggalan akan dikecualikan.

Menteri Integrasi Denmark Inger Stoejberg mengatakan kritikan dari media internasional perihal masalah itu tidak adil.

Dalam pernyataan lewat Facebook Stoejberg mengatakan bahwa warganegara Denmark juga (terpaksa) harus menjual aset mereka sampai pada tahap tertentu agar mereka bisa mengklaim tunjangan dari pemerintah.

RUU itu diajukan agar bisa diloloskan parlemen Februari tahun depan.

Ribuan orang migran tiba di Denmark tahun ini, setelah melakukan perjalanan penuh bahaya menuju Eropa.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Tunisia Kerahkan 1.000 Polisi Bersenjata di Tempat Wisata

Tunisia Kerahkan 1.000 Polisi Bersenjata di Tempat Wisata

Jepang Melarang Orang Asing Non-Residen Masuk Negaranya

Jepang Melarang Orang Asing Non-Residen Masuk Negaranya

Saudi Minta Reformasi Penggunaan Hak Veto Anggota DK

Saudi Minta Reformasi Penggunaan Hak Veto Anggota DK

Kelompok Muslim Amerika Angkat Bicara Menentang Boko Haram

Kelompok Muslim Amerika Angkat Bicara Menentang Boko Haram

Al-Ikhwan Mesir Terdaftar Sebagai LSM, Tidak Terkait PKK

Al-Ikhwan Mesir Terdaftar Sebagai LSM, Tidak Terkait PKK

Baca Juga

Berita Lainnya