Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Internasional

Karena Pelajaran Kaligrafi Arab, Semua Sekolah di Virgina Ditutup

BBC
Kejadian di Virginia ini menambah panjang daftar kasus terkait sentimen ketakutan terhadap Islam atau Islamofobia
Bagikan:

Hidayatullah.com--Semua sekolah di sebuah kawasan di negara bagian Virginia, Amerika Serikat, ditutup Jumat 18 Desember, setelah sebuah pelajaran kaligrafi Arab diprotes oleh para orang tua murid.

Awalnya adalah satu kelas di distrik Augusta diminta untuk menyalin tulisan berbahasa Arab tentang Islam untuk memahami nilai seninya.

Diberitakan CNN, sekolah di Augusta ditutup pada Jumat (18/12/2015), sehari sebelumnya seluruh aktivitas ekstrakurikuler juga diliburkan.

Keputusan kepolisian Augusta ini menyusul keresahan di media sosial soal pekerjaan rumah kelas geografi di SMA Riverheads, Staunton, pekan lalu. Dalam salah satu soal, siswa diminta menggambar ulang kaligrafi bertuliskan dua kalimat syahadat.

Soal tersebut berbunyi:

“Ini adalah syahadat. Pernyataan ke-Islaman seseorang, tertulis dalam bahasa Arab. Dalam ruang di bawah ini, cobalah menyalinnya dengan tangan. Ini akan memberimu pemahaman soal kerumitan artistik kaligrafi.”

Pernyataan itu tidak diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan para murid juga tidak diminta untuk membacanya.

Namun pengelola sekolah mendapat banjir protes -baik lewat telepon maupun email- dan beberapa di antaranya menuduh bahwa pelajaran itu sebagai bagian dari indoktrinasi Islam.

Sekitar 10.000 murid akan terkena dampak dari penutupan sekolah di Virginia tersebut.

Dikutip BBC, Presiden Dewan Sekolah Augusta County, Eric Bond, mengatakan kepada kantor berita AP bahwa keputusan untuk menutup sekolah diambil setelah berkonsultasi dengan pihak keamanan.

Dia juga menegaskan tidak ada ‘ancaman tertentu’ kepada para murid walau tidak menjelaskan alasan ‘keamanan’ yang dimaksud di balik penutupan sekolah.

Kejadian di Virginia ini menambah panjang daftar kasus terkait sentimen anti Islam (Islamofobia).

Menurut data Dewan Hubungan Amerika-Islam, tahun ini masjid di AS telah menjadi sasaran vandalisme, penistaan dan kebencian kelompok anti-Islam sebanyak 63 kali. Kebencian terhadap Islam juga disebut dipicu oleh para politisi, di antaranya pernyataan calon presiden Partai Republik, Donald Trump yang menganjurkan larangan Muslim masuk AS.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Perokok Pasif  Terancam Alami Kerusakan Paru-Paru

Perokok Pasif Terancam Alami Kerusakan Paru-Paru

Muslim China di Uighur Dilarang Pakai Jenggot dan Cadar

Muslim China di Uighur Dilarang Pakai Jenggot dan Cadar

[Foto] Jelang Pergantian Tahun, Poster Larangan Tahun Baru Bermunculan di Kota Khatoum

[Foto] Jelang Pergantian Tahun, Poster Larangan Tahun Baru Bermunculan di Kota Khatoum

Amerika Akan Tarik 4000 Tentara Lagi di Iraq

Amerika Akan Tarik 4000 Tentara Lagi di Iraq

Mahkamah Agung Spanyol Batalkan Surat Penangkapan Atas Eks Presiden Catalonia

Mahkamah Agung Spanyol Batalkan Surat Penangkapan Atas Eks Presiden Catalonia

Baca Juga

Berita Lainnya