Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pembakar Masjid di California Akhirnya Tertangkap

www.dailymail.co.uk
Carl James Dial Jr (insert) pembakar masjid California
Bagikan:

Hidayatullah.com—Aparat polisi menangkap pria berusia 23 tahun yang diduga menyalakan api di sebuah masjid di bagian selatan California dalam serangan kebencian yang terjadi setelah penembakan massal yang menewaskan 14 orang oleh pasangan Muslim di San Bernardino.

Carl James Dial Jr ditangkap terkait dengan pembakaran di pintu masuk Islamic Society of the Coachella Valley pada Jumat (12/12/2014). Demikian  menurut Departemen Sheriff Riverside County.

Otoritas menyatakan kebakaran itu tidak menimbulkan korban luka, tapi menghanguskan bagian plesteran semen di bagian depan bangunan, membuat plester terkelupas dan serpihannya berserakan.

Pernyataan dari Departement Sheriff Riverside County yang memimpin penyelidikan pembakaran itu menyebutkan bahwa Dial (23) ditangkap di Palm Desert, satu komunitas dekat Coachella, dengan dugaan melakukan pembakaran, kejahatan kebencian dan perampokan.

Data daring penjara menunjukkan dia ditangkap pada Jumat malam dan ditahan di Indio Jail dengan jaminan 150.000 dolar AS.

Namun Departement Sheriff menolak memberikan rincian detilnya, termasuk apakah Dial termotivasi membakar masjid karena penembakan di San Bernardino.

Biro Investigasi Federal (FBI) ikut menyelidiki pembakaran di masjid itu sebagai kemungkinan pelanggaran hak sipil karena bias agama, kata juru bicara FBI Laura Eimiller dikutip KBRN dari Ruters.

Di halaman Facebook-nya Dial membuat sejumlah referensi soal ISIS, seperti bahwa pada 31 Oktober dia menulis sedang melihat video eksekusi kelompok itu.

Dia juga melapisi foto profilnya dengan bendera Prancis seperti yang lain setelah serangkaian penembakan dan pengeboman yang menewaskan 13 orang di Paris bulan lalu.

Kebakaran yang diduga dilakukan Dial meningkatkan kekhawatiran akan reaksi anti-Islam setelah penembakan massal 2 Desember yang menewaskan 14 orang oleh warga Amerika Serikat Syed Rizwan Farook (28), dan istrinya yang lahir di Pakistan, Tashfeen Malik (29), saat pesta liburan di San Bernardino, sekitar 121 kilometer barat laut Coachella.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pemberontak Syiah Al-Hautsi Kuasai Jabal Ras, PBB Diminta Jatuhkan Sanksi

Pemberontak Syiah Al-Hautsi Kuasai Jabal Ras, PBB Diminta Jatuhkan Sanksi

Amerika dan Inggris Perintahkan Warganya Tinggalkan Yaman

Amerika dan Inggris Perintahkan Warganya Tinggalkan Yaman

Amazon akan Tutup Toko Online di China

Amazon akan Tutup Toko Online di China

Kereta Cepat Hamarain Beroperasi Mulai 2014

Kereta Cepat Hamarain Beroperasi Mulai 2014

Obama Sebut Perang AS Tidak Melawan Islam

Obama Sebut Perang AS Tidak Melawan Islam

Baca Juga

Berita Lainnya