Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Para Pejabat Penting akan Diperiksa Terkait Kasus Pedofilia di Inggris

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kepala tim penyelidikan kasus besar berkaitan dengan kejahatan seksual terhadap anak yang berlangsung selama puluhan tahun di Inggris mengatakan bahwa tuduhan-tuduhan yang ditujukan kepada para pejabat tinggi dan tokoh penting di negara itu akan diselidiki, lapor Euronews Jumat (27/11/2015).

“Kejahatan seksual terhadap anak-anak di lingkungan Gereja Katolik Roma sudah menjadi perhatian nasional dan internasional selama bertahun-tahun,” kata hakim Lowell Goddard. “Kami juga akan melakukan riset terhadap kejahatan seksual terhadap anak-anak di komunitas agama lain, yang pada waktunya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.”

Hakim perempuan itu menambahkan, “Investigasi akan difokuskan pada tuduhan-tuduhan kejahatan seksual yang melibatkan mantan atau anggota parlemen saat ini, pegawai negeri senior, para penasihat pemerintah, serta anggota-anggota lembaga intelijen dan keamanan. Akan diselidiki pula kemungkinan tuduhan menyembunyikan kasus dan konspirasi dalam masalah itu.”

Tim penyelidikan yang dipimpin oleh hakim asal Selandia Baru itu dibentuk tahun lalu oleh pemerintah Inggris, di tengah-tengah kemarahan rakyat empat tahun silam menyusul kematian Jimmy Sevile, seorang entertainer terkemuka yang melakukan kejahatan seksual selama puluhan tahun terhadap anak-anak di bawah umur tanpa sekali pun terendus oleh aparat hukum.

Sebagian korban kejahatan seksual mengklaim polisi gagal menyelidiki laporan-laporan tersebut, terutama yang melibatkan orang ternama dan pejabat tinggi.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Bisnis Cuci Domba Marak di Thaif

Bisnis Cuci Domba Marak di Thaif

FIFA Salah Pilih Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

FIFA Salah Pilih Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Miskin Gara-Gara HIV/AIDS

Miskin Gara-Gara HIV/AIDS

Pesan Natal Paus Fransiskus: Solusi Dua Negara untuk Palestina dan Israel

Pesan Natal Paus Fransiskus: Solusi Dua Negara untuk Palestina dan Israel

Coronavirus Telah Membunuh >50.000 Orang di India

Coronavirus Telah Membunuh >50.000 Orang di India

Baca Juga

Berita Lainnya