Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Ulama Saudi: Jangan Berfatwa Tanpa Ilmu, Jauhi Dai Buruk

Simposium Internasional “Fatwa Antara Mempengaruhi dan Dipengaruhi oleh Perubahan-perubahan Objek Penelitian” yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Islam Madinah
Bagikan:

Hidayatullah.com – Grand Mufti Arab Saudi Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syeikh mengingatkan agar umat Islam tidak berfatwa tanpa ilmu dan tidak mengikuti perkataan orang-orang yang mengikuti hawa nafsu dengan alasan waktu dan keadaan yang telah berubah.

Hal tersebut disampaikan Mufti Abdul Aziz dalam pembukaan Simposium Internasional “Fatwa Antara Mempengaruhi dan Dipengaruhi oleh Perubahan-perubahan Objek Penelitian” yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Islam Madinah, Rabu pagi (18/11/2015) kemarin.

“Berfatwa memakai nama Allah tanpa ilmu adalah bagian dari dosa-dosa yang sangat besar,” tegas Mufti Abdul Aziz di hadapan ribuan peserta simposium.

“Derajat Ifta’ adalah posisi yang agung dan amalan yang besar, seorang Mufti bisa menjelaskan kepada masyarakat tentang perkara-perkara agama, menuntun mereka kepada kebaikan dan kemaslahatan dengan aqidah yang benar. Para ulama adalah pewaris para Nabi, para ahli ilmu agama, siapa yang mengambil ilmu dari mereka maka sungguh dia telah mengambil kebaikan dan keberuntungan yang besar,” terangnya.

Mufti juga mengingatkan para ulama dan ahli fatwa agar bertakwa kepada Allah dalam setiap kondisi, selalu menambah ilmu syari dan beramal dengan dalil. Ia juga meminta kepada para ulama agar membantah setiap pemikiran yang salah dan menyesatkan umat.

“Hendaknya para ulama dan mufti membantah pemikiran-pemikiran yang menyimpang dan menyesatkan umat. Berhati-hatilah terhadap dai-dai buruk, catat perkataan mereka yang menyimpang, pelajari dan benarkan yang salah, bantah syubhat mereka,” pesan Syeikh Abdul Aziz.

Simposium Internasional Fatwa dilaksanakan selama dua hari (18-19/11/2015) di Universitas Islam Madinah (UIM). Hadir dalam simposium ini Plt Rektor UIM Prof. Dr. Ibrahim Ali al-Ubaid, Ketua Umum Dua Masjid Haram Syeikh Prof. Dr. Abdurrahman as-Sudais, Ketua Badan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Arab Saudi Prof. Dr. Abdurrahman as-Sanad, Prof. Dr. Muhammad Ibrahim al-Hamdawi dari Universitas al-Azhar Mesir dan sejumlah pembicara internasional lainnya.*

 

 

Rep: Muhammad Dinul Haq
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mosul Dikuasai Milisi, Iraq Pasang Status Darurat

Mosul Dikuasai Milisi, Iraq Pasang Status Darurat

Banyak Kecelakaan, Moskow Batasi Kecepatan Skuter Listrik

Banyak Kecelakaan, Moskow Batasi Kecepatan Skuter Listrik

Ribuan Pengungsi “Menghilang” Setelah Mendaftarkan Diri di Jerman

Ribuan Pengungsi “Menghilang” Setelah Mendaftarkan Diri di Jerman

Mesir Perpanjang Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan

Mesir Perpanjang Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan

PBB Minta Akses Penuh Selidiki Pembersihan Etnis Rohingya di Myanmar

PBB Minta Akses Penuh Selidiki Pembersihan Etnis Rohingya di Myanmar

Baca Juga

Berita Lainnya