Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Erdogan Ancam Israel Akan Bayar Kejahatannya atas Al Aqsha

AFP
Recep Tayyip Erdogan sedang berdoa di Masjid Nabawi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa penjajah Israel akan membayar harga kejahatan yang dilakukan terhadap Masjid al Aqsha di al Quds.

Erdogan juga mengecam berlanjutnya blokade atas Jalur Gaza oleh penjajah Israel yang sudah dilakukan sejak tahun 2007.

Hal tersebut disampaikan Erdogan dalam wawancara dengan Televisi Al Jazeera, Jum’at (02/10/2015) malam, sebagaimana dikutip PIC.

“Israel harus tahun betup bahwa apa yang dilakukan di masjid al Aqsha adalah kejahatan yang menambah kejahatan-kejahatan Israel sebelumnya. Israel sedang bermain api. Israel akan membayar harga kejahatan yang dilakukannya,” ujar Erdogan.

Dia menegaskan bahwa masjid al Aqsha tidak hanya persoalan khusus bagi orang Palestina saja, namun ia adalah persoalan semua kaum Muslimin.

Beberapa hari yang lalu, aksi penyerbuan tiap hari dilakukan pasukan penjajah Zionis dan para pemukim pendatang Yahudi ke masjid al Aqsha dan areanya.

Bersamaan dengan pemberlakukan prosedur ketat terhadap kaum Muslimin yang akan masuk ke masjid dan mencegah mereka memasukinya di waktu-waktu tertentu, sebagai bentuk pelaksanaan pembagian Masjid al Aqsha secara waktu.

“Israel tidak jujur dan tidak konsisten. Inilah yang selalu kami tahu tentangnya. Pelanggaran yang dilakukan terhadap masjid al aqsha adalah kejahatan yang tidak mungkin didiamkan,” ujarnya.

Erdogan juga mengecam berlanjutnya blokade Jalur Gaza.

“Sayangnya, sikap Liga Arab terhadap Jalur Gaza mengadopsi sikap resim Mesir, tidak adil. Rezim Mesir meninggalkan warga Gaza,” terang Erdogan.

Sebagaimana diketahui, setiap hari, otoritas Mesir menutup gerbang Rafah dan hanya dibuka sebagian dalam kasus-kasus kemanusiaan.

Belakang Mesir juga menggenangi daerah sepanjang perbatasan antara Rafah dan Mesir dengan air laut dengan tujuan untuk menghancurkan dan menenggelamkan terowongan-terowongan Palestina, tanpa peduli dengan kerusakan besar yang mengancam air tanah dan kondisi tanah di daerah tersebut.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

SNHR: 836 Tahanan Meninggal di Penjara Rezim Suriah

SNHR: 836 Tahanan Meninggal di Penjara Rezim Suriah

Tidak Ada Pilihan Vatikan Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19 yang Dibuat dari Sel Janin yang Diaborsi

Tidak Ada Pilihan Vatikan Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19 yang Dibuat dari Sel Janin yang Diaborsi

Diduga Picu Kanker, Johnson & Johnson Didenda USD4,7 miliar

Diduga Picu Kanker, Johnson & Johnson Didenda USD4,7 miliar

Kenya Beri Penghargaan Pria Muslim yang Melindungi Warga Kristen Penumpang Bus

Kenya Beri Penghargaan Pria Muslim yang Melindungi Warga Kristen Penumpang Bus

Rumania akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Rumania akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Baca Juga

Berita Lainnya