Jum'at, 21 Januari 2022 / 17 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Dibayangi Erdogan, Ahmet Davutoglu Kembali Dipilih sebagai Ketua AKP

Ahmet Davutoglu dan istrinya, Sare.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Partai berkuasa di Turki saat ini, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), hari Sabtu (12/9/2015) kembali memilih Ahmet Davutoglu sebagai ketuanya. Meskipun demikian, jajaran pengurus yang berwenang untuk mengambil keputusan di partai dipenuhi oleh orang-orang dekat Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Orang-orang yang duduk di MKYK, semacam dewan syura partai AKP yang terdiri dari 50 anggota permanen dan 25 anggota pengganti, mencerminkan siapa yang sesungguhnya mengendalikan kebijakan partai. Hasil kongres hari Sabtu kemarin di Ankara menunjukkan bahwa 31 orang anggota MKYK digantikan oleh figur-figur yang dikenal sebagai pro-Erdogan.

Nurettin Aktas, seorang mantan anggota parlemen dari AKP yang juga anggota pendiri partai, mengatakan kepada Today’s Zaman bahwa kongres menunjukkan keinginan Erdogan-lah yang dipenuhi. “Davutoglo sendiri sudah terang-terangan mengungkapkan bahwa dia akan menjalankan tugasnya sesuai dengan instruksi [dari Erdogan],” kata Aktas.

Setelah terpilih sebagai presiden Turki pada Agustus 2014, Erdogan menunjuk Davutoglu sebagai ketua partai yang baru.

Berdasarkan sistem politik yang berlaku di Turki, Erdogan seharusnya menjaga jarak dengan urusan partainya, sebab dia harus bersikap imparsial sebagai kepala negara dan secara politis bukan lagi sebagai pengurus atau anggota partainya. Namun, dalam prakteknya peran Erdogan justru membayangi Davutoglu sebagai penggantinya di puncak kepemimpinan AKP.

Menurut Ertugul Yalcinbayir seorang bekas anggota parlemen dan salah satu pendiri AKP, kondisi Erdogan yang masih membayang-bayangi Davutoglu usai konges AKP kemarin itu tidak mengherankan. Sebab Erdogan sudah menyatakan dengan jelas bahwa dia ingin tetap mempertahankan otoritasnya di dalam partai yang didirikannya bersama mantan presiden Abdullah Gul itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Intelijen Jerman: China Pakai LinkedIn untuk Spionase

Intelijen Jerman: China Pakai LinkedIn untuk Spionase

Sudan Dilaporkan telah Melanjutkan Rencana Normalisasi dengan ‘Israel’ di Bawah Tekanan AS

Sudan Dilaporkan telah Melanjutkan Rencana Normalisasi dengan ‘Israel’ di Bawah Tekanan AS

Identitas Terungkap Jihadi John Minta Maaf kepada Keluarganya

Identitas Terungkap Jihadi John Minta Maaf kepada Keluarganya

Musnahkan Senjata Kimia Suriah, OPCW Dapat Hadiah Nobel

Musnahkan Senjata Kimia Suriah, OPCW Dapat Hadiah Nobel

Persatuan Ulama Muslim Internasional Mengutuk Pernyataan Islamofobia Uskup Agung Yunani

Persatuan Ulama Muslim Internasional Mengutuk Pernyataan Islamofobia Uskup Agung Yunani

Baca Juga

Berita Lainnya