Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Denmark Pasang Iklan Tolak Pengungsi Suriah

JP
Menurut data PBB, sekitar 850 ribu pengungsi dari berbagai negara akan mengarungi Laut Mediterania
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintahan Denmark secara terang-terangan menolak kehadiran pengungsi Suriah dengan menyebarkan melalui iklan di surat kabar dan media di Libanon.

Dikutip Anadolu Agency (AA), iklan yang dimuat dalam bahasa Inggris dan Arab pertama kali dirilis di 4 koran Libanon pada hari Senin (07/09/2015) menitikberatkan pada kebijakan negara anggota Uni Eropa terhadap imigran, termasuk peraturan yang lebih ketat atas izin tinggal sementara yang tidak memungkinkan pengungsi untuk membawa keluarga mereka ke negara itu.

“Warga asing yang diberikan proteksi sesaat di Denmark tidak akan memiliki hak untuk membawa anggota keluarga ke Denmark pada tahun pertama,” tulis pernyataan yang diumumkan oleh Kementrian Imigrasi, Integrasi dan Perumahan.

Iklan telah menyebabkan reaksi politisi Denmark, Uffe Elbaek, yang juga pemimpin Partai Alternatif. Dalam postingannya di Twitter ia mengatakan, “waktu terburuk untuk iklan dalam sejarah dunia”, mengacu simpati terhadap pengungsi Suriah di seluruh Eropa setelah penerbitan foto Alan Kurdi, bocah Suriah yang ditemukan tenggelam di pantai Turki pekan lalu.

“Ini adalah waktu paling buruk untuk memasang iklan seperti ini sepanjang sejarah dunia,” ujar Uffe Elbaek, pemimpin partai sayap kanan, Alternative.

Uffe Elbaek mengaku malu melihat iklan tersebut terpampang di koran-koran besar.

Sementara Martin Lidegaard, mantan Menteri Luar Negeri Denmark, mengatakan iklan itu “menjijikkan dan publisitas buruk bagi Denmark”.

Hingga hari Selasa (08/09/2015), sebanyak 800 pengungsi telah tiba di Denmark dari Jerman dan mencoba menuju Swedia, sementara para pejabat di Kopenhagen masih berdebat soal peraturan migrasi.

Menurut data PBB, sekitar 850 ribu pengungsi dari berbagai negara akan mengarungi Laut Mediterania untuk mencari kehidupan yang lebih baik di benua Eropa. Hingga kini saja, 366 ribu orang sudah dalam perjalanan mengungsi.

Langkah yang diambil oleh kabinet baru Denmark untuk memperketat perbatasan menunjukan bagaimana anggota Uni Eropa terbelah pada cara penaggulangan arus masuk migran yang terbesar dalam beberapa dekade ini.

Seperti dilansir Wall Street Journal, Selasa (08/09/2015), kampanye iklan pengumuman Denmark ini sangat berlawanan dengan reaksi Jerman dan Swedia, dimana pemerintahan kedua negara tersebut justru bersumpah menampung lebih banyak pengungsi yang melarikan diri dari Suriah, dan meminta distribusi yang lebih adil di wilayah tersebut.*

 

Rep: Panji Islam
Editor: Admin Hidcom

Bagikan:

Berita Terkait

Human Rights Watch Kecam UU Anti-Teror Baru Mesir

Human Rights Watch Kecam UU Anti-Teror Baru Mesir

Mursy Didakwa Terlibat “Peristiwa Istana Negara”

Mursy Didakwa Terlibat “Peristiwa Istana Negara”

Gara-gara Selebaran, Aktifis HT ditangkap

Gara-gara Selebaran, Aktifis HT ditangkap

Dua Persen Pastor Anglikan Tidak Percaya Adanya Tuhan

Dua Persen Pastor Anglikan Tidak Percaya Adanya Tuhan

Belasan Yahudi Yaman Diangkut ke Israel Dalam Operasi Rahasia

Belasan Yahudi Yaman Diangkut ke Israel Dalam Operasi Rahasia

Baca Juga

Berita Lainnya