Sabtu, 16 Januari 2021 / 2 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Taliban Akui Tutup-tutupi Kematian Mullah Omar

Mullah M Ommar
Bagikan:

Hidatullah.com–Taliban Afghanistan mengakui telah menutup-nutupi kematian mantan pemimpin mereka, Mullah Omar, selama dua tahun lebih.

Biografi penggantinya, Mullah Akhtar Mansour, yang diterbitkan pada hari Senin (31 Agustus) menyatakan Mullah Omar meninggal pada tanggal 23 April 2013.

Namun berita tersebut sempat dirahasiakan sejumlah pemimpin Taliban karena alasan taktis.

Pernyataan resmi tetap diterbitkan atas nama Mullah Omar sampai bulan Juli ketika intelijen Afghanistan mengumumkan kematiannya di sebuah rumah sakit di Pakistan, tulis BBC.

Kelompok tersebut memastikannya pada tanggal 30 Juli, bahwa pemimpin yang sejak lama berkuasa itu telah meninggal.

Tetapi Taliban tidak merinci kapan, di mana, dan bagaimana terkait kematian Omar.

Mereka hanya menyatakan dia meninggal karena sakit dan tetap berada di Afghanistan sejak invasi pimpinan Amerika Serikat pada tahun 2001.

Dalam biografi penggantinya, kelompok tersebut menjelaskan mengapa kematiannya disembunyikan.

“Beberapa anggota kunci dewan pemimpin tertinggi Emirat Islamis (Taliban) dan sejumlah ilmuwan keagamaan memutuskan untuk menyembunyikan berita tragis kematian (Mullah Omar) … salah satu alasan di balik keputusan ini adalah … bahwa 2013 dipandang sebagai tahun terakhir ujian kekuasaan antara mujahidin dan penjajah asing yang … pada akhir tahun 2014 mengumumkan semua operasi militer pasukan asing akan diakhiri.” *

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

TV Libya Tunjukkan Qadhafi dalam Kondisi Sehat

TV Libya Tunjukkan Qadhafi dalam Kondisi Sehat

Perusahaan Belanda Tak Lagi Diterima di Arab Saudi

Perusahaan Belanda Tak Lagi Diterima di Arab Saudi

PM Hungaria akan Kerahkan Pasukan Jika Turki Membiarkan Pengungsi Membanjiri Eropa Lagi

PM Hungaria akan Kerahkan Pasukan Jika Turki Membiarkan Pengungsi Membanjiri Eropa Lagi

Amerika Berupaya untuk Hilangkan Islam dari Turki

Amerika Berupaya untuk Hilangkan Islam dari Turki

Blok Arab Menyatakan ‘Terkejut’  Pendirian  Qatar

Blok Arab Menyatakan ‘Terkejut’ Pendirian Qatar

Baca Juga

Berita Lainnya