Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Puluhan Pengungsi Ditemukan Tewas dalam Truk di Austria

Bagikan:

Hidayatullah.com—Lima puluh pengungsi ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam sebuah truk di Austria, sementara Kanselir Jerman Angela Merkel dan para pemimppin negara Balkan sedang bertemu di Wina untuk memutuskan bagaimana secara bersama-sama mengatasi gelombang migrasi yang terbesar melanda Eropa sejak Perang Dunia II.

Kendaraan itu, yang berisi antara 20 dan 50 mayat, ditemukan diparkir di pinggir jalan raya negara bagian Burgenland, kata jurubicara kepolisian Hans Peter Doskozil hari Kamis (27/8/2015) dalam konferensi pers bersama Menteri Dalam Negeri Johanna Mikl-Leitner.

“Tragedi ini sangat menyedihkan kami,” kata Milk-Leitner. “Para penyelundup manusia adalah penjahat. Siapa saja yang masih berpikir mereka (penyelundup, red) sama seperti penolong tak patut dibantu.”

Belum diketahui pasti bagaimana orang-orang di dalam truk itu meninggal dunia, atau sudah berapa lama mereka ada di sana, lapor Aljazeera.

Pada paruh pertama tahun ini, lebih dari 28.300 orang mengajukan perlindungan bagi pengungsi di Austria. Kebanyakan mereka berasal dari Suriah.

Pertemuan para pemimpin Eropa hari Kamis di Wina, Austria, dilakukan sehari setelah Merkel bersumpah bahwa tidak akan ada toleransi bagi kekerasan anti-imigran di Jerman.

Selain Jerman dan negara Balkan, ikut ambil bagian dalam pertemuan itu adalah Makedonia dan Serbia. Kedua negara terakhir itu menjadi tempat transit bagi ribuan migran yang ingin masuk Eropa dengan menempuh apa yang disebut sebagai “rute Balkan barat”.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Airbus Ganti CEO dan COO Terkait Kasus Korupsi

Airbus Ganti CEO dan COO Terkait Kasus Korupsi

Negara-negara Islam Minta Barat Tangani Islamofobia

Negara-negara Islam Minta Barat Tangani Islamofobia

Mantan Mendagri Mesir Disidang Lagi

Mantan Mendagri Mesir Disidang Lagi

Ankara: Erdogan dan Davutoglu Tak Lagi Pergi Bersama

Ankara: Erdogan dan Davutoglu Tak Lagi Pergi Bersama

Laporan Serangan Seksual 2013 di Lingkungan Militer Amerika Meningkat

Laporan Serangan Seksual 2013 di Lingkungan Militer Amerika Meningkat

Baca Juga

Berita Lainnya