Senin, 25 Oktober 2021 / 18 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

80.000 Warga Inggris Tandatangani Petisi Penangkapan Netanyahu

yournewswire.com
PM Israel Benyamin Netanyahu
Bagikan:

Hidayatullah.com–Hampir 80.000 orang hingga Senin menandatangani petisi mendesak penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas kejahatan perang ketika ia mengunjungi London bulan depan.

Petisi itu diluncurkan pada awal bulan ini oleh warga Inggris Damian Moran dan ditayangkan di laman pemerintah, lapor AFP dikutip Antara.

“Di bawah hukum antarbangsa, dia (Netanyahu) harus ditangkap karena kejahatan perang setiba di Inggris atas pembantaian lebih dari 2.000 warga pada 2014,” kata Moran, mengacu pada 51 hari serangan pasukan Israel di Gaza pada tahun lalu.

Jika jumlah penandatangan mencapai 100.000, permohonan itu dapat dipertimbangkan untuk dibahas di parlemen Inggris.

Tapi, Moran mengatakan kepada media bahwa ia meragukan akan mencapai parlemen, yang memberi hubungan baik Israel dengan Inggris.

Pemerintah Inggris menanggapi sesudah naskah itu mendapat 10.000 penandatangan, dengan mengatakan bahwa kepala pemerintahan asing tamu, seperti Perdana Menteri Netanyahu, memiliki kekebalan hukum dan tidak dapat ditangkap atau ditahan.

“Kami mengakui bahwa perang di Gaza pada tahun lalu menewaskan orang dalam jumlah mengerikan,” tambahnya.

“Seperti kata perdana menteri (David Cameron), kami semua sangat sedih akibat kekerasan itu dan Inggris berada di garis depan upaya pembangunan kembali oleh dunia,” katanya.

“Tapi, perdana menteri jelas mengenai pengakuan Inggris atas hak Israel mengambil tindakan memadai untuk membela diri, dalam batas hukum kemanusiaan antarbangsa,” katanya.

Setiap warga negara Inggris dapat meluncurkan petisi di laman pemerintah, meminta tindakan tertentu dari pemerintah atau majelis rendah parlemen.

Hanya warga Inggris yang dapat menandatangani petisi itu, tapi mrereka perlu memasukkan nama, alamat E-mail dan kode pos.

Israel melancarkan serangan di Jalur Gaza, yang dikuasai Hamas, pada 8 Juli tahun lalu, yang menewaskan lebih dari 2.000 warga Palestina dan 66 tentara Israel.

Pengacara Inggris pendukung Palestina gagal menangkap mantan Menteri Kehakiman Israel Tzipi Livni sesudah perang Gaza 2008-2009.

Kedutaan Israel di London menyebut petisi itu “ulah publisitas tanpa arti”.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Al-Shabab Serang Kamp Pelatihan Tentara AS di Somalia

Al-Shabab Serang Kamp Pelatihan Tentara AS di Somalia

Janet Jackson Akan Bikin Film Transgender

Janet Jackson Akan Bikin Film Transgender

Anak Mesir Alami Gangguan Psikologis Akibat Revolusi

Anak Mesir Alami Gangguan Psikologis Akibat Revolusi

Muslim Moro akan Miliki Kekuasaan Ekonomi Luas

Muslim Moro akan Miliki Kekuasaan Ekonomi Luas

Bervisa Umrah Aktivis HAM Selundupkan Narkoba Dalam Tas Al Quran

Bervisa Umrah Aktivis HAM Selundupkan Narkoba Dalam Tas Al Quran

Baca Juga

Berita Lainnya