Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Gadis Inggris Alami Luka Bakar setelah Bertato Henna Hitam

BBC
Luka bakar dialami remja Inggris setelah membuat tato dari henna hitam di Turki.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang remaja putri berusia 16 tahun dari Hertfordshire, Inggris, memperingatkan anak-anak muda lainnya agar tidak menggunakan tato dari henna hitam, setelah dia mengalami luka bakar akibat membuat tato itu ketika masa liburan.

Mary Bates, asal St. Albans, tidak mengetahui bahwa tinta yang digunakan untuk membuat tatonya di Turki mengandung paraphenylenediamine (PPD), zat yang dibatasi sangat ketat penggunaannya di Uni Eropa, lapor BBC Kamis (13/8/2015).

Ketika pulang ke Inggris, Bates dibawa ke dokter spesialis luka bakar rumah sakit di Chelsea dan Westminster.

Dr. Chris Flower dari Cosmetic, Toiletry & Perfumery Association memperingatkan orang-orang bisa ketakutan seumur hidup jika mereka memiliki tato dari henna hitam.

Tradisi memakai henna umum ditemukan di kalangan masyarakat Timur Tengah dan Asia Selatan. Tahun-tahun belakangan penggunaan henna semakin populer dan merebak ke seluruh dunia.

Di Indonesia, henna umumnya dikenal sebagai pacar air. Henna alami berwarna oranye, atau agak sedikit kemerahan, biasa dipakai untuk mewarnai kuku. Henna juga dipakai untuk mewarnai rambut. Di kalangan perempuan, sekarang ini henna juga dipakai untuk membuat tato (istilahnya sulam) alis dan bibir, selain gambar tato di tangan atau bagian tubuh lain.

Seiring dengan berkembangnya trend mewarnai kuku, rambut dan tato kosmetik, henna dengan beragam warna bermunculan. Sedikit saja penjual dan masyarakat umum yang mengerti bahwa henna yang beragam warna itu banyak yang sudah dicampur dengan bahan-bahan kimia.

Kasus henna hitam Julie McCabe

Wanita Inggris bernama Julie McCabe meninggal dunia tahun 2012, setelah mengalami alergi akibat memiliki tato henna hitam dan menggunakan pewarna rambut.

Dalam penyelidikan seputar kematiannya, diketahui bahwa wanita berusia 38 tahun itu pada tahun 2007 pernah membuat tato dengan henna warna hitam dan rutin menggunakan pewarna rambut L’Oreal Recital Preference. Antara tahun 2005 hingga 2011 dia sedikitnya 20 kali mengunjungi dokter untuk melaporkan ruam-ruam, gatal-gatal dan masalah lain yang terjadi pada tubuhnya.

Menyusul kematian McCabe, seorang koroner (pemeriksa penyebab kematian si mayat), Geoff Fell, memperingatkan akan bahaya penggunaan henna hitam dan pewarna rambut.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pelaku Penembakan Masjid Norwegia Dikenai Dakwaan Terorisme

Pelaku Penembakan Masjid Norwegia Dikenai Dakwaan Terorisme

Kematian Covid-19 di Amerika Serikat Tembus 51.000, Orang Mulai Boleh Pergi ke Salon dan Spa

Kematian Covid-19 di Amerika Serikat Tembus 51.000, Orang Mulai Boleh Pergi ke Salon dan Spa

Israel Lobi Siprus Agar Cegah Kapal Libanon Masuk Gaza

Israel Lobi Siprus Agar Cegah Kapal Libanon Masuk Gaza

Kerap Menghina Agama Lain dan Klaim Kristiani Kebal Coronavirus, Pastor Kanada Dibui di Myanmar

Kerap Menghina Agama Lain dan Klaim Kristiani Kebal Coronavirus, Pastor Kanada Dibui di Myanmar

Tony Abbott Usul “Reformasi Islam”, Pendapatnya Dianggap Sama dengan Donald Trump

Tony Abbott Usul “Reformasi Islam”, Pendapatnya Dianggap Sama dengan Donald Trump

Baca Juga

Berita Lainnya