Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Koalisi Pimpinan Saudi Raih Kemajuan Penting di Yaman

pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Media Arab melaporkan bahwa 3.000 tentara koalisi berhasil merebut Houtha, ibukota provinsi Lahej di Yaman selatan dari pemberontak Syiah al Hautsi (Al-Houthi), Rabu (05/08/2015).

Para anggota pasukan koalisi pimpinan Saudi saat menuju pangkalan udara Al-Anad dekat kota Aden di provinsi Lahej, Yaman selatan, Senin (03/08/2015).

Para anggota pasukan koalisi pimpinan Saudi saat menuju pangkalan udara Al-Anad dekat kota Aden di provinsi Lahej, Yaman selatan, Senin (03/08/2015).

Para pejuang pro-pemerintah di Yaman selatan yang didukung oleh kendaraan lapis baja koalisi pimpinan Arab Saudi telah berhasil memukul mundur pemberontak Houthi dan sekutu mereka dari tiga provinsi di selatan, termasuk sebuah pangkalan udara strategis  “al-Anad”.

Laporan media Arab dikutip VOA Indonesia mengatakan sebanyak 3.000 pasukan darat, termasuk 1.500 tentara dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, serta 1.500 lainnya warga Yaman yang dilatih, didukung tank-tank dan kendaraan infanteri, menandai peningkatan penting keterlibatan koalisi pimpinan Saudi dalam konflik di Yaman.

Video amatir menunjukkan para milisi Yaman selatan, yang didukung oleh koalisi pimpinan Saudi, melakukan tembakan ke udara untuk merayakan kemenangan dalam merebut kota Houtha, ibukota provinsi Lahej. Media Arab melaporkan bahwa koalisi dan para pejuang sekutunya kini menguasai tiga provinsi di selatan.

Namun stasiun televisi milik pemberontak Houthi “al-Masira TV” melaporkan bahwa pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi telah berhasil dipukul mundur dari provinsi Ma’arib yang berada di perbatasan dengan Yaman utara. Klaim pemberontak Houthi ini tidak bisa dikonfirmasi secara independen.

Perdana Menteri Yaman Khaled Bahah mengatakan kepada media Arab bahwa pasukan pro-pemerintah yang diakui secara internasional telah menguasai kota pelabuhan Aden di selatan, termasuk pangkalan udara strategis “al-Anad” dan sedang bergerak untuk merebut daerah-daerah lain yang masih dikuasai pemberontak.

Bahah mengatakan bahwa pertempuran sekarang telah berpindah dari Aden, ke provinsi Lahej, sementara pasukan koalisi terus berfokus pada “segitiga strategis”, yaitu kota Aden, serta provinsi Taiz dan Da’alah di utara yang dia harapkan akan segera dapat dibebaskan dari pemberontak.

Tetapi, Perdana Menteri Yaman itu juga menegaskan bahwa pemerintahnya berharap semua pihak akan bersedia datang ke meja perundingan dan meletakkan senjata mereka.

Stasiun TV milik Saudi “al – Arabiya” melaporkan bahwa utusan khusus PBB untuk Yaman, Ismail Ould Sheikh Ahmed bertemu dengan para pemimpin Yaman di ibukota Saudi, Riyadh, telah menyerukan agar semua milisi menaati resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menarik pasukan mereka dari kota-kota di Yaman.*

 

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mufti Rusia: Muslim Moskow Perlu Tambahan Masjid

Mufti Rusia: Muslim Moskow Perlu Tambahan Masjid

Majelis Rendah Parlemen Swiss Setujui Larangan Cadar

Majelis Rendah Parlemen Swiss Setujui Larangan Cadar

Kebun Binatang Barcelona: 4 Singa Positif Covid-19

Kebun Binatang Barcelona: 4 Singa Positif Covid-19

Menlu Rusia Bantah Pernah Dukung Bashar al Assad di Suriah

Menlu Rusia Bantah Pernah Dukung Bashar al Assad di Suriah

Filipina Diterjang Topan, Kapal Perang Asing Berdatangan

Filipina Diterjang Topan, Kapal Perang Asing Berdatangan

Baca Juga

Berita Lainnya