Senin, 6 Desember 2021 / 30 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Ratusan Ribu Tentara Cadangan Israel Latihan Uji Kesiapan Perang Mendadak

Anggota IDF di Yad Mordechai ketakutan mendengar sirene tanda ada serangan lawan, ketika Zionis menyerbu Gaza.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Latihan perang militer Zionis Israel berskala besar dengan tujuan menguji kesiapan mereka dalam peperangan mendadak telah dimulai. Latihan perang itu melibatkan ratusan ribu tentara cadangan.

Mereka akan dihubungi lewat telepon guna memastikan kesiapannya dipanggil mendadak untuk berperang. Latihan berlangsung selama tiga hari.

Ribuan lainnya akan dipanggil ke pangkalan dengan pemberitahuan mendadak, lapor Jerusalem Post (27/7/2015). Sebuah sumber IDF mengatakan kepada koran Zionis itu bahwa latihan persiapan perang lewat panggilan telepon itu merupakan salah satu yang terbesar yang pernah dilakukan militer Israel.

“Kami ingin memastikan bahwa sistem itu berjalan mulus,” kata orang tersebut.

Angkatan Udara Israel beserta pangkalan-pangkalannya ikut ambil bagian dalam latihan itu. Salah satu aktivitas yang akan dilakukan personel militer di pangkalan adalah mengumpulkan data intelijen dan analisanya yang akan dipergunakan dalam serangan udara. Hal serupa dilakukan oleh angkatan laut.

Untuk pertama kalinya, kata sumber itu juga, tim pasukan keamanan siber akan ikut serta dalam latihan perang tersebut.

Menurut IDF (militer Israel) tema latihan kali ini adalah kesiagaan dalam menghadapi perang mendadak akibat serangan dari Suriah, Libanon dan Gaza.

IDF meperingatkan hari Senin sampai Rabu besok akan ada peningkatan aktivitas militer, yang mungkin juga akan terjadi di tempat-tempat publik semacam sekolah, di kota Tel Aviv dan sejumlah kota lainnya.

Latihan perang tentara Zionis itu mendapatkan protes dari aktivis dan juga kementerian.lingkungan Israel.

Kementerian Perlindungan Lingkungan menuding pasukan keamanan Zionis sebagai salah satu penyebab polusi tertinggi dan tidak peduli dengan kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya.

“IDF sekarang ini merupakan pelanggar lingkungan terbesar di Israel,” kata wakil dirjen di kementerian tersebut, seperti dikutip Jerusalem Post.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Raja Abdullah Peroleh “Medali Perdamaian” UNESCO

Raja Abdullah Peroleh “Medali Perdamaian” UNESCO

Muak dengan Barat, Puisi Gunter Grass Kritik Israel

Muak dengan Barat, Puisi Gunter Grass Kritik Israel

30 Tahun untuk Pembantai Muslim Bosnia

30 Tahun untuk Pembantai Muslim Bosnia

[Video] Tiga Hari Hujan, Banjir Melanda Kastamonu Turki Puluhan Orang Tewas

[Video] Tiga Hari Hujan, Banjir Melanda Kastamonu Turki Puluhan Orang Tewas

Militer Israel Alami Krisis Kronis

Militer Israel Alami Krisis Kronis

Baca Juga

Berita Lainnya