Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pertama Kalinya Majalah Pro-ISIS Kecam Erdogan dan Turki

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sebuah majalah online pendukung kelompok bersenjata ISIS/ISIL untuk pertama kalinya mengecam Presiden Erdogan dan Turki.

Majalah “Kostantiniyye” (Istanbul) mempublikasikan edisi keduanya pada 17 Juli kemarin. Dalam terbitan pertamanya awal tahun ini majalah itu tidak mengecam atau mengancam Turki, tetapi sekarang secara drastis mengubah sikapnya terhadap Ankara, lapor Hurriyet Rabu (22/7/2015).

Majalah itu mengatakan bahwa dalam edisi terbarunya itu mereka mencoba menjelaskan bahwa negara Turki bergerak ke arah disintegrasi dengan keputusannya melawan kelompok ISIS/ISIL, dengan cara memberikan dukungan kepada Partai Pekerja Kurdi (PKK), yang di Turki merupakan organisasi terlarang.

Malajah pro-ISIS itu menyebut PKK sebagai “gang atheis” dan rezim Turki sebagai “thaghut”.

“Gang atheis ini, yang diberi makan oleh Erdogan, terus mencari dukungan dengan mengatakan bahwa pemerintahan thaghut Erdogan mendukung Negara Islam (ISIS/ISIL, red),” tulis Konstantiniyye dalam artikel berjudul “Negara Kurdi Erdogan”.

“Mereka sebenarnya mengetahui bahwa pemerintahan thaghut Erdogan tidak membantu Negara Islam sama sekali,” imbuhnya.

Selain menyerang Erdogan, majalah itu juga menarget Partai Rakyat Demokrat (HDP), dengan menyebutnya sebagai partainya anggota-anggota PKK yang murtad.

Menurut Konstantiniyye, PKK yang saat ini melancarkan serangan di Suriah dan Iraq melawan ISIS/ISIL dengan bantuan pesawat tempur Amerika, tidak lama lagi akan melakukan serangan serupa ke Turki.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Laporan Terbaru: China Mungkin Melakukan ‘Genosida’ terhadap Muslim Xinjiang

Laporan Terbaru: China Mungkin Melakukan ‘Genosida’ terhadap Muslim Xinjiang

Gedung Putih Dituduh Menipu Rakyat AS

Gedung Putih Dituduh Menipu Rakyat AS

Sekjen PBB Puji Kesepakatan Damai Filipina-Pejuang Muslim

Sekjen PBB Puji Kesepakatan Damai Filipina-Pejuang Muslim

Terbang ke China Wajib Punya Hasil Tes Negatif Covid-19

Terbang ke China Wajib Punya Hasil Tes Negatif Covid-19

Politisi Inggris Menyesal Bilang Hubungan Seks Gay Bukan Dosa

Politisi Inggris Menyesal Bilang Hubungan Seks Gay Bukan Dosa

Baca Juga

Berita Lainnya