Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Palestina, Qatar, Kuwait Kecam Serangan Militan atas Militer Mesir di Sinai

Tentara Mesir berjaga-jaga di Sinai.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Qatar mengecam serangan militan atas personel penjaga pos pemeriksaan Mesir di daerah Syeikh Zuweid dan Rafah, Sinai Utara, pada hari Rabu (1/7/2015), dan menyampaikan belasungkawa kepada korban dan keluarganya. Demikian dilaporkan Qatar News Agency (QNA) seperti dilansir Ahram Online (2/7/2015).

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan bahwa pemerintah Doha berpendapat “serangan kriminal” semacam itu dilakukan untuk mengganggu stabilitas dan keamanan Mesir, seraya menambahkan bahwa pelakunya telah melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan dan semua agama.

Sementara itu Presiden Palesina Mahmud Abbas menyampaikan duka cita kepada negara Mesir dan rakyatnya, setelah bertemu dengan duta besar Mesir untuk Palestina di kota Ramallah, Tepi Barat.

Abbas mengecam “tindakan teroris yang berusaha melukai Mesir dan menganggap remeh peran penting Mesir di Timur Tengah,” lapor kantor berita pemerintah MENA.

Dalam pembicaraan lewat telepon dengan Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi, Amir Kuwait Syeikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah menyampaikan belasungkawa atas terbunuhnya puluhan personel militer Mesir.

Syeikh Al-Sabah menegaskan kepada Al-Sisi akan dukungannya terhadap tindakan yang diambil Mesir guna menjaga keamanan negaranya. Amir Kuwait itu juga menyampaikan kesediaan pemerintahnya untuk membantu Kairo dalam menyediakan perlengkapan yang dibutuhkan untuk memerangi “tindakan-tindakan kriminal tersebut,” lapor Kuwait News Agency (KUNA).*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Inggris Tak Keberatan Anggota The Beatles ISIS Dihukum Mati

Inggris Tak Keberatan Anggota The Beatles ISIS Dihukum Mati

Singapura Melarang Perdagangan Domestik Gading Gajah 2021

Singapura Melarang Perdagangan Domestik Gading Gajah 2021

AS Membantai 54 Warga Iraq, Termasuk Wanita dan Anak

AS Membantai 54 Warga Iraq, Termasuk Wanita dan Anak

Janda Arafat Minta Prancis Selidiki Kematian Suaminya

Janda Arafat Minta Prancis Selidiki Kematian Suaminya

Enggan Gunakan Kerudung,  Calon Presiden Prancis Batal Bertemu Mufti Libanon

Enggan Gunakan Kerudung, Calon Presiden Prancis Batal Bertemu Mufti Libanon

Baca Juga

Berita Lainnya