Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Internasional

Gelombang Hawa Panas Merambah Eropa

Sejumlah orang bermain air di taman umum di Paris untuk menghalau hawa panas.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Gelombang hawa panas mulai merambah ke benua Eropa sehingga menimbulkan akibat-akibat yang mengejutkan.

Di Prancis, ribuan orang penumpang kereta terganggu perjalanannya karena rel memuai, sehingga menimbulkan kekacauan yang tidak dapat dihindari.

“Kereta tiba lebih lambat, tidak ada pemberitahuan, orang-orang mengira mereka sudah berada di atas kereta yang benar, tetapi ternyata mereka dipindah jalur dan ditempatkan di tempat yang sudah penuh,” kata seorang penumpang seperti dikutip Euronews Kamis (2/7/2015).

Dengan suhu udara tidak turun di bawah 40 derajat di banyak bagian Spanyol, ribuan orang berbondong-bondong menuju pantai, sehingga memaksa petugas untuk membatasi orang yang ingin berjemur mandi matahari.

Inggris mengalami musim panas yang paling panas yang pernah dialami penduduknya yang masih hidup. Sementara kantor meteorologi memperingatkan sepertinya hawa panas itu akan berakhir dalam beberapa hari dan sebagian besar akan berganti dengan cuaca hujan lebat selama beberapa hari.

Di Jerman masih ada yang berusaha menikmati hawa panas sebisanya, seperti yang dilakukan Annelie Dehnert-Hilscher wanita pensiunan berusia 90 tahun yang pergi berenang.

“Saya beruntung ada Danau Constance untuk mendinginkan badan, dan (hawa panas) ini tidak masalah, asal hanya berlangsung selama 3 hari,” kata perempuan lanjut usia yang masih gesit berenang tersebut.

Gelombang hawa panas di India akhir Mei hingga awal Juni kemarin menyebabkan lebih dari 2.000 orang menemui ajalnya. Sementara di Pakistan, beberapa hari menjelang dan pada awal bulan puasa Ramadhan ini tercatat sedikitnya 1.000 orang meninggal dunia juga karena hawa panas yang tak tertahankan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pesawat AS Pakai Onderdil Palsu dari China

Pesawat AS Pakai Onderdil Palsu dari China

AS Berada di Balik Aksi Peledakan Ahwaz dan Tehran

AS Berada di Balik Aksi Peledakan Ahwaz dan Tehran

Di Paris Rakyat Berteriak Menentang Perkawinan Homoseksual

Di Paris Rakyat Berteriak Menentang Perkawinan Homoseksual

Gerilyawan Kemerdekaan Kashmir Menembak Mati 4 Polisi India

Gerilyawan Kemerdekaan Kashmir Menembak Mati 4 Polisi India

Presiden Interim Aljazair: Pilpres Digelar 4 Juli 2019

Presiden Interim Aljazair: Pilpres Digelar 4 Juli 2019

Baca Juga

Berita Lainnya