Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Referendum Konstitusi Australia untuk Akui Aborigin sebagai Penduduk Pertama

Suku Aborigin, penduduk asli Australia yang belum mendapatkan haknya
Bagikan:

Hidayatullah.com–Laporan mengenai persiapan referendum Konstitusi Australia terkait posisi orang Aborigin diajukan ke Parlemen hari Kamis (25/6/2015), dengan dukungan lintas partai.

Disebutkan perlunya mengakui orang Aborigin sebagai penduduk pertama yang menghuni Benua Australia.

Laporan itu disampaikan anggota parlemen dari Partai Liberal Ken Wyatt dengan dukungan Partai Buruh dan Partai Hijau.

“Sudah saatnya mengakhiri kebisuan rakyat Australia mengenai posisi orang Aborigin dalam konstitusi negara kita,” kata Wyatt dikutip laman Radio Australia.

Komite parlemen lintas partai membut laporan ini setelah bertahun-tahun mengadakan konsultasi di seluruh daerah.

Laporan ini menjadi kerangka referensi bagi diskusi lebih lanjut antara Perdana Menteri, Pemimpin Oposisi dan perwakilan masyarakat Aborigin yang akan digelar di Sydney awal bulan depan.

Dalam salah satu usulan, laporan ini meminta agar Pasal 25 Konstitusi Australia diubah karena masih memberikan kewenangan kepada negara bagian untuk mendiskualifikasi pemilih dalam pemilu berdasarkan ras mereka.

Diusulkan pula perlunya konsititusi memasukkan pasal yang mengakui bahwa Australia pertama kali dihuni oleh orang Aborigin, serta pasal yang mengakui adanya keberlanjutan hubungan antara orang Aborigin dengan tanah air mereka.

“Ini bukan berarti memberikan kekhususan kepada orang Aborigin atau bahwa mereka memiliki hak-hak lebih dibanding orang Australia lainnya,” kata Wyatt.

“Ini lebih merupakan upaya koreksi terhadap konstitusi kita,” tambahnya.*

Rep: Panji Islam
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Bush Restui Sharon Bangun Tembok Pemisah

Bush Restui Sharon Bangun Tembok Pemisah

Arab Saudi Potong Gaji dan Tunjangan Pejabat Senior 20 Persen

Arab Saudi Potong Gaji dan Tunjangan Pejabat Senior 20 Persen

Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Rakhine Ditunda

Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Rakhine Ditunda

Data Mahasiswa Muslim Inggris Diberikan ke CIA

Data Mahasiswa Muslim Inggris Diberikan ke CIA

Sekjen Liga Arab Kecewa Atas Sikap Kuwait

Sekjen Liga Arab Kecewa Atas Sikap Kuwait

Baca Juga

Berita Lainnya