Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Polisi Inggris Tangkap Kepala intelijen Rwanda

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kepolisian Inggris telah menangkap Kepala Intelijen Rwanda Karenzi Karake atas permintaan Spanyol, negara di mana dia dicari aparat dalam hubungannya dengan kejahatan perang.

Karake, direktur jenderal intelijen dan keamanan nasional Rwanda, ditangkap di Bandara Heathrow, London, pada hari Sabtu, kata Kepolisian Inggris Senin (22/6/2015) seperti dilansir Aljazeera.

“Karenzi Karake, 54, seorang berkebngsaan Rwanda, dihadapkan ke Pengadilan Rendah Westminster … setelah ditangkap berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Eropa atas nama otoritas di Spanyol, di mana dia dicari dalam hubungannya dengan kejahatan perang terhadap warga sipil,” kata polisi dalam pernyataannya lewat email kepada Reuters.

Karake yang diinapkan dalam tahanan akan dimunculkan kembali di pengadilan pada hari Kamis.

Tahun 2008, seorang hakm pengadilan tinggi Spanyol, Fernando Andreu, menunding 40 petinggi militer dan pejabat politik, termasuk Karake, terlibat dalam pembunuhan setelah genosida tahun 1994.

Hakim tersebut menuduh para petinggi Rwanda itu melakukan genosida, kejahatan atas kemanusiaan serta terorisme, sehingga ratusan ribu warga sipil tewas termasuk di antaranya warganegara Spanyol.

Berbicara kepada koran New Times, Menteri Kehakiman Rwanda Johnston Busingye mengatakan bahwa pemerintahnya sedang membahas masalah itu dengan pemerintah Inggris.

“Saya akan terkejut jika surat perintah penangkapan Spanyol yang dijadikan dasar tindakan Inggris. Kami akan menggugatnya ke pengadilan. Kami juga meminta penjelasan dari Inggris soal masalah ini,” kata Busingye.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Serbia dan Montenegro Saling Usir Duta Besar

Serbia dan Montenegro Saling Usir Duta Besar

Belgia Ikut AS Tarik Pasukan di Afghanistan

Belgia Ikut AS Tarik Pasukan di Afghanistan

Erdogan Rombak Komandan Pasukan Darat, Udara dan Laut

Erdogan Rombak Komandan Pasukan Darat, Udara dan Laut

Yaman: Pemberontak Houthi tak Inginkan Perdamaian

Yaman: Pemberontak Houthi tak Inginkan Perdamaian

Ingin Rayakan Valentine’s Day, Sepasang Kekasih asal Mongolia Tenggelam di Selat Bosporus

Ingin Rayakan Valentine’s Day, Sepasang Kekasih asal Mongolia Tenggelam di Selat Bosporus

Baca Juga

Berita Lainnya