Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Istri Menteri Israel Minta Maaf Atas Lelucon “Kopi Obama”

Bagikan:

Hidayatullah.com–Istri yang flamboyan dari Menteri Dalam Negeri Israel, Silvan Shalom, Minggu, mengunggah sebuah “lelucon yang tidak pantas” tentang

Presiden Amerika Serikat Barack Obama di akun Twitternya, untuk kemudian menghapusnya dan meminta maaf.

“Tahukah Anda apa Kopi Obama? Hitam dan lemah,” tulis Judy Shalom Nir-Mozes kepada 74.400 pengikutnya dikutip Antara.

Kecaman dan tuduhan rasisme dalam jaringan membuat ia kemudian menghapus tweet tersebut.

“Saya minta maaf, itu lelucon bodoh yang seseorang katakan kepada saya,” tulisnya di akun Twitter berbahasa Inggrisnya, JudyMozes.

“Presiden Obama saya seharusnya tidak menulis lelucon tidak pantas yang saya dengar.” Ia juga menulis, merujuk pada pemimpin AS itu secara langsung. “Saya menyukai seseorang tidak peduli tentang ras dan agama mereka. ”

“Maaf jika saya menyinggung seseorang. Saya harap saya akan tetap menikah ketika
suami saya mendarat dan mendengar apa yang saya lakukan, “tambahnya.

Suaminya, anggota partai Likud Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, juga seorang menteri yang dituduh memiliki hubungan strategis dengan Amerika Serikat.

Nir-Mozes yang vokal adalah keturunan dari keluarga Mozes yang memiliki harian terlaris Yediot Aharonot. Dia memandu program radio mingguan serta berpartisipasi dalam sejumlah acara televisi.

Dia sering mengunggah komentar di Twitter dan Facebook tentang berbagai isu-isu politik dan sosial, termasuk mengkritik politisi kiri Israel untuk apa yang ia anggap sebagai kurangnya patriotisme.
Netanyahu juga menjadi target kritiknya.*

Rep: Panji Islam
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Gorbachev: Amerika Harus Meniru Soviet di Afghanistan

Gorbachev: Amerika Harus Meniru Soviet di Afghanistan

Putin: Pertanian Lebih Menghasilkan Uang daripada Jualan Senjata

Putin: Pertanian Lebih Menghasilkan Uang daripada Jualan Senjata

Pengungsi Iraq di Suriah Kritik Kinerja Komisi PBB

Pengungsi Iraq di Suriah Kritik Kinerja Komisi PBB

Tokoh Eksorsis Katolik, yang Percaya Hitler, Stalin dan ISIS Kerasukan Setan, Wafat di Roma

Tokoh Eksorsis Katolik, yang Percaya Hitler, Stalin dan ISIS Kerasukan Setan, Wafat di Roma

San Suu Kyi Sebut ‘Terorisme’ Rakhine jadi Ancaman Regional

San Suu Kyi Sebut ‘Terorisme’ Rakhine jadi Ancaman Regional

Baca Juga

Berita Lainnya