Selasa, 30 November 2021 / 24 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Teliti “Syiah Indonesia”, Mahasiswa Indonesia di Saudi Raih Predikat “Mumtaz”

ISTIMEWA
Muhammad Thalib sidang tesis di depan tim penguji di jurusan Dirasat Islamiyah Universitas Raja Saud - Riyadh
Bagikan:

Hidayatullah.com— Muhammad Thalib, seorang mahasiswa asal Indonesia dinyatakan berhasil lulus bidang master program studi akidah jurusan Dirasat Islamiyah, Fakultas Tarbiyah di Universitas Raja Saud – Riyadh.

Muhammad Thalib berhasil lulus gelar master dalam setelah berhasil mempertanggungjawabkan tesisnya yang berjudul “Asy-Syi’ah al-Imamiyyah fi Indunisiya wa Juhud Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Muwajahatiha (Dirasah ‘Akadiyyah), [Syiah Imamiyah di Indonesia dan Upaya Ahlus Sunnah Dalam Menghadapinya -Studi Jurusan Akidah]

Ia dinyatakan lulus dengan predikat mumtaz atau cum laude, di hadapan tim penguji yang terdiri dari: Dr. Sa’ad bin Falah al-‘Arifi (Ketua tim sekaligus pembimbing), Dr. ‘Abdullah bin ‘Umar al-‘Abdul Karim, dan Dr. Sa’id bin Muhammad bin Ma’lawi.

Dalam sidang yang dilaksanakan di Ruang Sidang Jurusan Dirasat Islamiyyah, Univeritas Raja Saud, pukul 09.30 hari Kamis (7 Mei 2015) waktu setempat, tim penguji juga menyarankan agar tesis ini dicetak dan diterjemahkan.

Ikut hadir dalam sidang ini, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Riyadh/Wakil Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Dr. Sunarko.

Menurut kesimpulan Thalib, semenjak tahun 2010, aliran Syiah menyebar dengan begitu cepat di Indonesia di mana telah memiliki 200 lembaga, dimana 71% (tujuh puluh satu persen) dari total lembaga ini terletak di Pulau Jawa.

Dan cara-cara penyebaran keyakinan yang digunakan juga bervariasi; menggunakan media internet, saluran televisi, publikasi lain seperti buku, majalah dan barang cetakan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Juga melakukan kerjasama berupa pembuatan perpustakaan umum di beberapa kampus dengan memasukkan buku-buku agar bisa jadi referensi.

Thalib mengaku hasil tesisnya boleh jadi semua orang sudah tahu. Setidaknya, ia menemukan, kehadiran Syiah telah ikut andil menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat.
“Tapi yang jelas di kesimpulan saya, keberadaan Syiah di Indonesia telah menimbulkan konflik horizontal di masyarakat bahkan sampai pada konfilk berdarah, “ demikian ujarnya kepada hidayatullah.com, Selasa (09/06/2015).

Lebih jauh, dalam tesisnya ia merekomendasikan untuk meneliti lebih dalam pergerakan Syiah di Indonesia, termasuk kegiatan dan sumber pendanaan, rencana masa depan merea dan bagaimana mengatasinya.

Ia juga merekomendasikan agar melakukan studi lebih dalam metode infiltrasi kelompok ini di dalam lembaga-lembaga pemerintah Indonesia, yang dinilai beberapa kebijakan pemerintah ditengarai dibawah pengaruh Syiah.

Ia membandingkan dengan beberapa kasus masuknya Syiah di berbagai belahan dunia, khususnya di Negeri Sunni, di mana pergerakannya justru melalui instansi-instansi resmi agar bisa mempengaruhi kebijakan.

“Contoh terbaru adalah Yaman. Dimana ketiga Al-Hautsi masuk ke Sana’a, bisa dikatakan tidak ada perlawanan sedikitpun yang dilakukan oleh tentaranya, karena pucuk pimpinan militer mereka memang sudah dikuasasi oleh Syiah,” demikian ujar Thalib

“Terus terang, saya juga banyak berterima kasih pada hidayatullah.com, karena banyak data yang saya ambi, “ujarnya menutup pembicaraan.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Putra Pelaku Serangan Klab Malam Istanbul Dibawa ISIS ke Iran

Putra Pelaku Serangan Klab Malam Istanbul Dibawa ISIS ke Iran

Erdogan Mengaku Terisolasi di Kancah Politik Dunia

Erdogan Mengaku Terisolasi di Kancah Politik Dunia

Kelompok Fans Menggugat 2 Pria yang Mengaku Korban Pencabulan Michael Jackson

Kelompok Fans Menggugat 2 Pria yang Mengaku Korban Pencabulan Michael Jackson

Bos Penjualan Huawei China Ditahan dengan Tuduhan Menerima Suap

Bos Penjualan Huawei China Ditahan dengan Tuduhan Menerima Suap

Kepala Staf Presiden Peru Timbun Uang di Kamar Mandi Istana

Kepala Staf Presiden Peru Timbun Uang di Kamar Mandi Istana

Baca Juga

Berita Lainnya