Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

[Video] Pidato Mursy di Hadapan Hakim: Cukuplah Allah Jadi Penolong Kami!

youtube
Pidato Dr Mohammad Mursy di depan para hakim pasca vonis mati
Bagikan:

Hidayatullah.com—Sebuah video pidato mantan Presiden Mesir yang digulingkan, Dr Mohammad Mursy beredar di jejaring social secara cepat pasa diputus hukuman mati akhir bulan Mei 2015 lalu.

Menggunakan baju kemeja putih, Mohammad Mursy menyampaikan tausyiah di depan para hakim yang sedikitpun tidak ada kalimat permohongan diringankan dari hukuman yang dijatuhkan.

Dalam video berdurasi dua menit tujuh detik [2:07], ia banyak mengutip ayat-ayat Al-Quran, yang berisi kegembiraan janji Allah Subhanau Wata’ala.

“Mereka bergembira dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman,” demikian ujarnya membacakan -Quran Surat Ali Imron ayat 170-171

Ia juga membacakan petikan Al-Quran Surat Ali Imrân [3]:172]

“Yaitu orang-orang yang mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam peperangan Uhud). Bagi orang-orang yang berbuat kebaikan diantara mereka dan yang bertakwa ada pahala yang besar.”

“(yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul-Nya) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan:”Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”. Maka Perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah adalah Sebaik-baik Pelindung.” [QS: Ali Imron [3]: 173] klik videonya ini

“Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. dan Allah mempunyai karunia yang besar.“ [QS: Ali Imron [3]: 174]

“Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman. Ini merupakan seruan Allah untuk kepada kita semua, agar kita tidak takut kecuali kepada Allah, tidak akan pernah mundur, berpegang teguh kepada-Nya dan senantiasa mengucapkan “hasbunallah wa ni’mal wakil,” demikian ucapnya mengutip Al-Quran Surat Ali Imran: 175.

Para hakim nampak berdiam diri mendengar semua apa yang disampaikan mantan presiden pertama Mesir yang dipilih secara bebasdan digulingkan oleh militer pada Juli 2013 ini.

“Ini sudah cukup bagi kita, Allah sudah cukup bagi kita. Allah Subhanahu Wa Ta’ala sangat menyukai apabila Ia melihat kepada hamba- hamba-Nya, Ia melihat mereka senantiasa berdo’a kepada-Nya, dan mereka senantiasa berpegang teguh kepada sunnah Rasul-Nya, dan kepada agama-Nya mereka senantiasa berpegang teguh,” tambahnya .

Ia juga mengutip Al-Quran Surat Ali Imron 103 tentang larangan bercerai-berai; “Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.”

“Kami datang dengan aman dengan sebuah pesan perdamaian ke alam ini. Kami tidak menginginkan perang ataupun permusuhan. Yang kami inginkan hanyalah kebaikan bagi seluruh manusia,” ujarnya.
Tidak jelas darimana dan kapan pertama kali video dirilis. Namun video ini secara viral dishare melalu jejaring sosial dan jadi diskusi dalam grup-grup di WhatsApps.

Sebagaimana diketahui, Sabtu (16/05/2015) lalu, Hakim Shaaban el-Shami mengungumkan vonis mati terhadap Mohammad Mursy.

Namun hari Selasa (02/06/2015), pengadilan menunda keputusan final terkait vonis hukuman matinya dalam tuduhan kasus pembobolan penjara tahun 2011 ini.

Hakim Shaaban el-Shami mengumumkan pembacaan vonis akan ditunda hingga 16 Juni mendatang. Kabarnya, penundaan ini disebabkan pengadilan menerima sebuah rekomendasi dari seorang tokoh agama dan membutuhkan waktu untuk mendiskusikan rekomendasi tersebut.*/Jundi Iskandar

Klik videonya di sini

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Seorang Pelaku Serangan Teror di Universitas Kenya Bunuh Diri di Penjara

Seorang Pelaku Serangan Teror di Universitas Kenya Bunuh Diri di Penjara

Amerika Gagal Ekstradisi Roman Polanski dari Polandia Terkait Kasus Seks

Amerika Gagal Ekstradisi Roman Polanski dari Polandia Terkait Kasus Seks

Taliban Mendesak Komitmen Biden untuk Kesepakatan Damai Afghanistan

Taliban Mendesak Komitmen Biden untuk Kesepakatan Damai Afghanistan

Protes BBM Rakyat Yordania Tuntut Raja Turun Tahta

Protes BBM Rakyat Yordania Tuntut Raja Turun Tahta

Bicara Etnis Uighur, Pemerintah China ancam kalangan Akademisi

Bicara Etnis Uighur, Pemerintah China ancam kalangan Akademisi

Baca Juga

Berita Lainnya