Selasa, 30 November 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Sebut Islam Teroris, Politisi Pembenci Islam akan Tampilkan Kartun Nabi

upcoming.nl
Politisi Partai Kebebasan Belanda, Geert Wilders
Bagikan:

Hidayatullah.com – Politisi Partai Kebebasan Belanda kembali melancarkan kampanye anti-Islam dengan mengatakan akan menampilkan kartun-kartun Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam dalam sebuah tayangan televisi.

Meskipun belum dipastikan mengenai tanggalnya, Wilders mengatakan siaran tersebut akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan.

Rencananya penampilan gambar kartun Nabi Muhammad tersebut akan ditayangkan selama airtime televisi yang disediakan untuk kampanye partai politiknya.

Sebagaimana diketahui, partai-partai politik di Belanda mendapatkan sejumlah kecil airtime setiap tahunnya.

“Teroris harus sadar mereka tidak akan pernah menang dan pentingnya kebebasan berbicara bagi kita di Belanda” kata Wilders dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip BBC, Kamis, (04/06/2015)

Dikatakan kartun-kartun Nabi Muhammad yang akan dipamerkan nanti berasal dari hasil lomba menggambar karikatur Nabi Muhammad di Texas, Amerika Serikat bulan lalu. Dimana Wilders merupakan pembicara utama di acara yang berujung pada penyerangan dua pria bersenjata tersebut.

“Satu-satunya cara untuk menunjukkan kepada para ektremis itu bahwa kita tidak akan menyerah kepada teror dan kekerasan adalah melakukan hal yang persis dengan usaha mereka mencegah kita melakukannya,” kata Wilders.

Wilders berusaha mendapatkan dukungan parlemen untuk menyelenggarakan eksibisi kartun Nabi Muhammad.

“Saya akan segera menayangkan beberapa kartun itu pada televisi nasional, selama slot tayangan yang diperbolehkan partai politik saya,” kata Wilders seperti dikutip AFP.

Anggota parlemen Belanda yang dikenal sangat anti-Islam ini memang secara terang-terangan seringkali mengkritik islam dan Al-Quran. Tahun 2007 dalam sebuah surat kabar Belanda De Volkskrant ia mengatakan “Al-Quran itu hanya menghasut, menyebarkan kebencian, dan juga mengajarkan pembunuhan, karena itu tidak seharusnya mereka memiliki tempat di tatanan hukum kita,” begitulah bunyi kalimat Wilders dalam surat kabar itu.

Wilders juga menyebut Islam sebagai teroris dan mengatakan juga hak kebebasannya di Belanda untuk membuat karikatur Nabi Muhammad supaya diperbolehkan, sehingga menurutnya tidak ada yang berhak melarangnya untuk menghentikan kebebasan tersebut.

Wilders pernah mengatakan Rasulullah Muhammad adalah setan. Untuk itu Wilders perah mendesak pemeritah Belanda untuk menghentikan imigrasi Muslim yang datang ke Belanda.*/Yahyaghulam

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Warga Yunani Membakar Bendera Turki dalam Protes Menentang Kembalinya Masjid Hagia Sophia Menjadi Masjid

Warga Yunani Membakar Bendera Turki dalam Protes Menentang Kembalinya Masjid Hagia Sophia Menjadi Masjid

Covid-19: WHO Peringatkan Bahaya Vaksin “Gado-gado”

Covid-19: WHO Peringatkan Bahaya Vaksin “Gado-gado”

Heroin Bernilai €12 Juta Ditemukan di Rosslare Port Irlandia

Heroin Bernilai €12 Juta Ditemukan di Rosslare Port Irlandia

Tahun 2022 Bus Tanpa Sopir Wira-wiri di Jalan Umum Singapura

Tahun 2022 Bus Tanpa Sopir Wira-wiri di Jalan Umum Singapura

Wartawati Mesir Meninggal dalam aksi Sejuta Pendukung Ikhwan

Wartawati Mesir Meninggal dalam aksi Sejuta Pendukung Ikhwan

Baca Juga

Berita Lainnya