Rabu, 3 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Internasional

Jejak Rekam Radikalisme Biksu Wirathu Pembenci Etnis Rohingya

Ashim Wirathu
Bagikan:

Hidayatullah.com–Biksu radikal Budha, Ashin Wirathu, menjadi figur yang saat ini dinilai paling bertanggungjawab atas krisis SARA yang melanda etnis minoritas Rohingya.

Diketahui biksu Ashin Wirathu adalah pemimpin kampanye para biksu mendukung usulan Presiden Myanmar, Thein Sein, untuk mengirim etnis Muslim Rohingya ke negara ketiga yang entah di mana.

Sebelum krisis Rohingya mengemuka saat ini, silsilah radikalisme yang pernah dilakukan Wirathu ternyata telah berlangsung sejak lama.

Dikutip dari berita yang dimuat berbagai media, Wirathu sejak tahun 2001 diketahui telah mempromosikan kampanye nasionalis kelompok “969” yang di antaranya memboikot bisnis Muslim Myanmar.

Seperti terpapar paranoia, Wirathu melancarkan aksinya secara massif. Karena kampanyenya itu pada tahun 2003 pria berkepala plontos ini dipenjara selama 25 tahun karena menghasut kebencian agama.

Saat itu, Wirathu membagikan selebaran anti-Muslim yang menyebabkan 10 Muslim dibunuh di Kyaukse. Namun pada tahun 2010 Wirathu dibebaskan karena amnesti umum.

Pada Juni 2012 kekerasan pecah antara Muslim Rohingya etnis Rakhine dengan umat Budha di negara bagian Rakhine.

September 2012 Wirathu memimpin kampanye para biksu mendukung usulan Presiden Thein Sein untuk mengirim Rohingya ke negara ketiga. Akhirnya pada Oktober 2012 kekerasan lebih besar pecah di Rakhine

Maret 2013 terjadi pertempuran antaragama di Meiktila yang menewaskan 40 orang dan memaksa 13.000 orang mengungsi. Saat itu, stiker dan plakat kelompok 969 yang dipimpin Witathu didistribusikan ke seluruh Myanmar.

Biksu radikal berwajah dingin ini lahir pada tahun 1968 di Kyaukse, dekat Mandalay. Ia mulai bergabung dengan kebiksuan di tahun 1984.*

 

Rep: Ainuddin Chalik
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Sepuluh Juta Jiwa Terancam Kelaparan, Ethiopia Minta Bantuan Pangan Internasional

Sepuluh Juta Jiwa Terancam Kelaparan, Ethiopia Minta Bantuan Pangan Internasional

Kantau, Hidangan Puasa Populer Muslim Melayu

Kantau, Hidangan Puasa Populer Muslim Melayu

Pemerintah Transisi Libya Larang Pemujaan Qadhafi

Pemerintah Transisi Libya Larang Pemujaan Qadhafi

Konferensi MWL: Penghapusan Terorisme Tidak Tercapai dengan Penyebaran Islamophobia

Konferensi MWL: Penghapusan Terorisme Tidak Tercapai dengan Penyebaran Islamophobia

Warga Suriah di Arab Segera Mendapat Izin Kerja

Warga Suriah di Arab Segera Mendapat Izin Kerja

Baca Juga

Berita Lainnya