Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Politisi dan Bintang TV Termasuk 1.400 Tersangka Pencabulan Anak di Inggris

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kepolisian Inggris, yang sedang menyelidiki kasus-kasus historis pencabulan anak, berhasil mendapatkan 1.400 nama tersangka. Termasuk di antaranya adalah politisi dan bintang televisi.

“Operation Hydrant” dibentuk agar para detektif dari kepolisian Kerajaan Inggris bisa menyelidiki kasus-kasus besar terkait pencabulan anak yang melibatkan orang-orang penting di negeri itu yang hingga kini belum tuntas.

Chief Constable Simon Bailey, kepala urusan perlindungan anak di National Police Chiefs’ Council (NPCC) memimpin Operation Hydrant tersebut.

“Itu artinya para korban, lebih dari sebelumnya, memiliki kepercayaan diri untuk maju dan melaporkan pencabulan tersebut. Dan mereka bisa yakin bahwa ketka mereka maju dan laporkan pencabulan yang dialaminya, maka mereka sekarang akan ditanggapi secara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Bailey, mencoba meyakinkan publik bahwa cara penanganan polisi dalam kasus pencabulan anak saat ini jauh lebih baik dibanding dulu

Kasus pencabulan anak di Inggris semakin menjadi sorotan publik dan pemerintah setelah pada tahun 2012 terungkap bahwa presenter televisi terkemuka Jimmy Savile –meninggal Oktober 2011 dalam usia 84 tahun– selama bertahun-tahun melakukan pencabulan terhadap banyak anak dan gadis ketika bekerja untuk lembaga penyiaran BBC. Parahnya, kebejatan Savile yang didepan namanya berhak menyandang sebutan Sir, karena telah dianugerahi gelar bangsawan oleh Ratu Elizabeth II, itu diketahui oleh teman sejawat dan bahkan petinggi BBC kala itu. Tidak sedikit pencabulan seksual dilakukan Savile ketika masih berada di area studio.

“Ke-1400 tersangka yang diperbincangkan saat ini bisa dibilang hanyalah puncak dari gunung es. Kami sedang menangani ratusan korban yang masih hidup yang belum bersedia untuk melapor, dan kami sedang berusaha membantu mereka untuk tampil ke muka,” kata Graham Wilmer konselor korban, yang juga pernah menjadi korban pencabulan sepeti dikutip Euronews Kamis (21/5/2015).

Seribu empat ratus nama tersangka itu –termasuk sejumlah nama orang penting atau bekas orang penting di Inggris– didapat polisi dari penelusuran lebih jauh terhadap kasus kejahatan seksual yang dilakukan oleh Jimmy Savile.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, jumlah kasus pencabulan yang dilaporkan ke polisi di Inggris naik 71 persen.

Operation Hydrant sedang berusaha untuk membuat sebuah database yang akan memastikan polisi tidak lagi luput dalam mengusut kasus pencabulan, seperti yang terjadi dalam kasus Savile, atau kasusnya terkubur oleh sistem.

Selain nama Savile, tersangka pencabulan yang populer namanya di kalangan masyarakat Inggris antara lain penyiar Rolf Harris, bintang musik rock Gary Glitter dan penerbit Max Clifford.

Beberapa politisi, anggota parlemen dan pejabat di Inggris, sempat disebut-sebut juga pernah melakukan kejahatan seksual terhadap anak-anak, tetapi kasus mereka ada indikasi sengaja ditenggelamkan sehingga tidak sampai ke pengadilan dan terdengar telinga publik.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Israel Setujui Pertukaran Tahanan Dengan Hizbullah

Israel Setujui Pertukaran Tahanan Dengan Hizbullah

China Ingin Perangi Tren Pesta Pernikahan Mewah

China Ingin Perangi Tren Pesta Pernikahan Mewah

Rusia Tegaskan Komitmen Atas Negara Palestina

Rusia Tegaskan Komitmen Atas Negara Palestina

Pemimpin ‘Boneka’ Iraq Mulai Jauhi AS

Pemimpin ‘Boneka’ Iraq Mulai Jauhi AS

Pemerintah Malaysia Usul Penjara 10 Tahun Bagi Penyebar Fake News

Pemerintah Malaysia Usul Penjara 10 Tahun Bagi Penyebar Fake News

Baca Juga

Berita Lainnya