Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dr Asrorun Niam Terpilih Jadi Ketua Komite Syariah di World Halal

Dr Asrorun Niam Sholeh
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)Pusat  Dr Asrorun Niam Sholeh terpilih sebagai Ketua Komite Syariah WHFC (World Halal Food Council) dalam pertemuan umum tengah tahun (Semi Annual General Meeting) yang dilaksanakan pada 15 hingga 17 Mei 2015 di Melbourne, Australia.

Terpilihnya wakil Indonesia tersebut ditetapkan melalui voting, mengalahkan calon incumbent, Dr Fahd Shalah al-Aridl, dari Kementerian Kehakiman Saudi Arabia yang diusulkan oleh Halal International Association (HIA) Italia.

Sementara, Asrorun Niam Sholeh diusulkan oleh delegasi China Islamic Assosiaton (CIA), melalui ketuanya, Professor Thayyib Mukhtar Muto.

“Doktor Asrorun Niam dari MUI memiliki kompetensi untuk memimpin lembaga sharia di WHFC, untuk itu kami mengusulkan delegasi dari Indonesia,” ujar guru besar hukum Islam alumni Universitas al-Azhar Kairo dalam sidang paripurna yang dipimpin oleh Chodri, dari Amerika.

Mengingat ada dua calon yang diusulkan, maka pimpinan sidang memutuskan pengambilan suara untuk menentukan pimpinan.

Dalam pertemuan yang dihadiri 28 badan pangan halal dunia dari 20 negara itu diputuskan kepemimpinan komite sharia dipercayakan ke Asrorun Niam Sholeh, menggantikan incumbent. Dalam sambutannya, Asrorun mengungkapkan amanah ini sebagai kepercayaan dunia terhadap dirinya, dan Indonesia.

“Ini adalah kepercayaan dari masyarakat dunia kepada kami, amanah bagi saya dan juga Indonesia. Ini wujud apresiasi dunia pada Indonesia, untuk menjadi penjuru bagi perjuangan pangan halal secara global. Kebanggaan buat Indonesia sekaligus tantangan. Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik sesuai amanah,” ujarnya.

Lebih lanjut Niam menjelaskan, ini juga menjadi momentum bagi konsolidasi di dalam negeri untuk lebih memapankan kelembagaan halal pasca diundangkannya UU Jaminan Produk Halal  akhir tahun 2014.

“Dunia mengakui posisi penting Indonesia dalam pengarusutamaan isu halal dalam kebijakan global, dan ini tidak lepas dari pioneering yang dilakukan oleh MUI sekian puluh tahun lalu,” tegasnya.

Seusai terpilih menjadi Ketua, Asrorun Niam Sholeh langsung memimpin Shariah Committe Meeting dengan tiga agenda; status penetapan sertifikasi halal oleh lembaga non-muslim; penentuan standar kematian hewan yang disembelih; dan status hewan yang mayoritas pangannya berasal dari barang najis.

Acara yang dihelat di East Prestone Islamic College Melbourne Australia ini dibuka secara resmi oleh otoritas Negara Bagian Victoria, dan dihadiri  perwakilan negara-negara peserta.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

TV 10 Israel: Setengah Juta Yahudi-Israel Akan Eksodus

TV 10 Israel: Setengah Juta Yahudi-Israel Akan Eksodus

Kanselir Jerman Larang Pendeta Terry Jones Masuk Negaranya

Kanselir Jerman Larang Pendeta Terry Jones Masuk Negaranya

Meski Suka Koleksi Rakyat Swiss Setujui UU Kepemilikan Senjata Api Diperketat

Meski Suka Koleksi Rakyat Swiss Setujui UU Kepemilikan Senjata Api Diperketat

Mesir Belum akan Berteman dengan Iran

Mesir Belum akan Berteman dengan Iran

Dilarang 25 Tahun, Aljazair Kembali Izinkan Perburuan Legal Akibat Populasi Celeng Melimpah

Dilarang 25 Tahun, Aljazair Kembali Izinkan Perburuan Legal Akibat Populasi Celeng Melimpah

Baca Juga

Berita Lainnya