Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pelajar Muslim Cari Paket Wisata Halal

Bagikan:

Hidayatullah.com–Bepergian ke daerah baru tak selalu mudah bagi warga Muslim. Di sana, mereka kerap mencemaskan ada tidaknya makanan halal serta fasilitas shalat.

Situs perjalanan halal Crescent Rating berupaya mengatasinya. Situs tersebut baru saja meluncurkan agregator perjalanan bertajuk Muslim Travel Warehouse. Lewat program baru ini, mereka mendorong agen perjalanan merancang paket perjalanan khusus bagi pejalan Muslim.

CEO Crescent Rating Fazal Bahardeen menyatakan kalau situsnya bakal membantu agen perjalanan memanfaatkan pertumbuhan pasar yang senilai sekitar $145 miliar tahun silam, menurut kerja sama survei antara perusahaan dan Master Card.

Sejumlah negara dengan populasi mayoritas Muslim merupakan pasar berkembang dengan pertumbuhan pesat, seperti Turki dan Indonesia.

Crescent Rating yang berbasis Singapura memilah tujuan wisata berdasarkan akses yang bersahaat bagi pejalan Muslim, termasuk layanan serta fasilitasnya. Program mereka terhitung sejak 2008 silam. Selain itu, perusahaan juga mengelola situs perjalanan semacam TripAdvisor yang dinamai halaltrip.com.

Agregator baru perjalanan mereka bakal mengembangkan paket tur ke beberapa tempat, seperti Maladewa dan Sri Lanka. Nantinya, pelanggan dapat memilih hotel dan restoran berdasarkan halal tidak menunya, juga lokasinya dengan masjid terdekat.

Dalam tur, Crescent Rating turut mencantumkan pilihan ziarah ke beberapa situs Islam. Perjalanan ke Spanyol, misalnya, dapat singgah di Andalusia yang kental dengan sejarah Islam.

Permintaan akan paket liburan yang ramah bagi kaum Muslim terutama datang dari Malaysia, Indonesia serta beberapa negara di Timur Tengah. Misalnya Oman, Arab Saudi dan Qatar, demikian keterangan Fazal.

Tujuan utama tahun lalu adalah Arab Saudi, yang didukung perjalanan ke Makkah. Kini, kata Fazal, semakin banyak warga Muslim yang memburu tempat-tempat  wisata baru, khususnya di Eropa.

Mereka tak selalu bisa memastikan ada tidaknya masjid atau makanan halal bagi warga Muslim. Karena itulah, kian banyak permintaan perjalanan ke Eropa dengan informasi semacam itu bagi pejalan Muslim.

Malaysia memuncaki peringkat survei Master Card. Namun, Indonesia tetap memperlihatkan potensi yang tak dapat diabaikan. Terlebih lagi industri pariwisata Indonesia terus bertumbuh. Dalam survei, Indonesia menempati peringkat negara ke-6 yang dianggap bersahabat bagi pejalan Muslim, dengan persentase 67,5%. Di antara 30 tujuan wisata pejalan Muslim tahun lalu, Indonesia berada pada peringkat ke-29.

Muslim Travel Warehouse saat ini mengelola perjalanan ke 16 tujuan. Mereka berharap dapat menambah hingga 50 tujuan pada akhir tahun. Fazal mengaku akan mencantumkan Indonesia dalam daftar tujuan mereka pada beberapa bulan mendatang.*

 

Rep: IndoSWJ
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Sejumlah Pegawai Bunuh Diri, Eks Bos dan Manager France Telecom Diadili

Sejumlah Pegawai Bunuh Diri, Eks Bos dan Manager France Telecom Diadili

OKI, Liga Arab Bersatu untuk Solusi Masalah keluarga Menghadapi Covid-19

OKI, Liga Arab Bersatu untuk Solusi Masalah keluarga Menghadapi Covid-19

[Berita Foto] Berhenti Sejenak …

[Berita Foto] Berhenti Sejenak …

Tak Peduli Mesir, Ethiopia Tetap Bangun Bendungan di Sungai Nil

Tak Peduli Mesir, Ethiopia Tetap Bangun Bendungan di Sungai Nil

biden, penindasan muslim uighur

Biden tentang penindasan Muslim Uighur: “Itu Norma Budaya yang Beda”

Baca Juga

Berita Lainnya