Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Intel Jerman Bantu Intel Amerika Serikat Mematai Eropa

Bagikan:

Hidayatullah.com—Apakah Berlin pura-pura tidak tahu, atau bahkan membantu memata-matai Eropa? Badan intelijen luar negeri Jerman BND diduga kuat memperbolehkan intelijen Amerika Serikat National Security Agency (NSA) menggunakan stasiun pemantauannya di selatan Bavaria, tulis Euronews Rabu (29/4/215).

Kejaksaan sedang menyelidiki klaim yang menyebutkan BND bertindak melawan kepentingan negara dengan apa yang disebut otoritas Prancis dan perusahaan-perusahaan pertahanan Eropa untuk kepentingan NSA.

Apa yang dimaksud oleh ‘otoritas Prancis’ itu tidak jelas, lapor Euronews.

Media Jerman, Bild, mengklaim pernah melihat dokumen-dokumen yang membuktikan bahwa BND memberitahukan perihal operasi itu kepada Kanselir Angela Merkel pada 2008.

Masalah tersebut masih dibahas di Parlemen Eropa.

Ketika Snowden membocorkan informasi tentang kegiatan intelijen Amerika Serikat dan kaitannya dengan intelijen negara-negara lain di dunia, Angela Merkel pernah mengatakan bahwa memata-matai negara sahabat adalah sesuatu yang tidak boleh dilakukan.

Menanggapi kabar itu dan kaitannya dengan pernyataan yang pernah diungkapkan Merkel, anggota Parlemen Eropa dari Partai Hijau Jan Phillip Albrecht berkata, “Jadi kita bisa mengatakan negara-negara anggota UE sepertinya tidak bersahabat bagi Jerman, atau kita bisa katakan bahwa dia (Merkel) tidak sungguh-sungguh dengan perkataannya itu. Dia tidak menganggap ucapannya serius dan menurut saya itulah yang sebenarnya yang dilakukan oleh semua kepala negara (maksudnya omongan kepala negara tidak ada yang sungguh-sungguh, red).”

Jika klaim bahwa BND bekerja untuk kepentingan NSA itu terbukti benar, maka hal tersebut akan menjadi tamparan memalukan bagi pemerintah Berlin. Sebab selama ini –setelah Snowden mengungkapkan rahasia NSA dan intelijen dunia– pemerintah Jerman selalu bersikap seolah-olah mereka adalah korban, khususnya korban dari intelijen Amerika Serikat.

Merkel berjanji akan bersikap kooperatif dalam penyelidikan masalah tersebut.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Warga AS di Eropa Bergegas Pulang Menyusul Kebijakan Coronavirus Trump

Warga AS di Eropa Bergegas Pulang Menyusul Kebijakan Coronavirus Trump

Karzai Peringatkan Intervensi Asing di Afghanistan

Karzai Peringatkan Intervensi Asing di Afghanistan

Gereja Menilai Perkawinan Katolik dengan Non Katolik tak Sah

Gereja Menilai Perkawinan Katolik dengan Non Katolik tak Sah

CNN: Saudi Akan Kirim 150 Ribu Pasukan ke Suriah Perangi ISIS/IS

CNN: Saudi Akan Kirim 150 Ribu Pasukan ke Suriah Perangi ISIS/IS

Petani Belanda Protes Naik Traktor Jalan Macet 1.000 Km

Petani Belanda Protes Naik Traktor Jalan Macet 1.000 Km

Baca Juga

Berita Lainnya