Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pemuda Israel Pilih Eksodus Setelah 67 Tahun Duduki Palestina

wsj
Imigran Amerika akan disambut saat mereka tiba di bandara Ben Gurion, dekat Tel Aviv, pada bulan
Bagikan:

Hidayatullah.com—Sebuah jajak pendapat Israel mengungkap, satu dari tiga pemuda warga penjajah zionis memilih imigrasi dan eksodus keluar serta hidup di luar negeri.

Jajak pendapat ini dilakukan oleh Lembaga Jerusalem for Israel yang dimuat oleh situs Walla Jumat (24/04/2015) menyebutkan sebanyak 30 persen (dari 8,3 juta penduduk Israel) lebih memilih eksodus dan imigrasi serta hidup di negara lain. Sementara, sisanya,  70 persen (di antaranya warga berdarah Yahudi) lebih memilih tinggal di Israel namun semua kemungkinan terbuka untuk berubah.

Salah satu faktor yang mendorong mereka pindah, sepertiga dari peserta jajak pendapat itu menyatakan karena mahalnya biaya hidup, kondisi keamanan, pesimis terhadap politikus Israel.

Menariknya, kondisi kecemasan ini muncul di saat Negara penjajah ini sedang merayakan 67 tahun penjajahan atas Palestina.

Imigrasi Pemuda

Jajak pendapat yang dimuat laman PIC ini juga mengungkapkan, prosentase warga Israel yang ingin eksodus pindah dari Israel meningkat 36 persen, terutama dari kalangan usia 30-49 tahun, 18 persen dari usia 65 tahun.

Di sisi lain, jajak pendapat juga ditemukan, meski sebagian besar warga Israel percaya kepada militer, namun kepercayaan terhadap lembaga hukum sangat lemah. Sama seperti kepercayaan mereka terhadap pendidikan dan media massa yang rendah.

Sementara itu, sebanyak 85% warga Israel menyatakan bangga menjadi Israel, meski mereka menggelar agresi kejam terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Sebanyak 52 persen warga Israel yakin Israel akan bertahan terus setelah 67 tahun sementara sisanya meragukan, dan 31 persen pemuda Israel menilai Israel tidak akan berhasil bertahan.*

 

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kenya Terapkan Denda $50.000 Bagi Penyebar Hoaks Coronavirus

Kenya Terapkan Denda $50.000 Bagi Penyebar Hoaks Coronavirus

Penculikan Anak Albino Terjadi Lagi di Tanzania

Penculikan Anak Albino Terjadi Lagi di Tanzania

Erdogan Ganti Pasukan Pengawal Presiden

Erdogan Ganti Pasukan Pengawal Presiden

Istri Pria Tertinggi di Dunia Terjebak di Suriah

Istri Pria Tertinggi di Dunia Terjebak di Suriah

Luluh Tekanan AS, Saudi Mulai Demokrasi

Luluh Tekanan AS, Saudi Mulai Demokrasi

Baca Juga

Berita Lainnya