Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

[Video] Inilah Kumandang Al-Quran di Aya Sofia Setelah 85 Tahun

http://ilmfeed.com/
seorang ulama Muslim membacakan Al-Quran di Museum Aya Sofia (juga dikenal The Hagia Sophia)
Bagikan:

Hidayatullah.com—Untuk pertama kalinya dalam sejarah, dalam 85 tahun terakhir, seorang ulama Muslim membacakan Al-Quran di Museum Aya Sofia (juga dikenal The Hagia Sophia)

Ayat suci Al-Quran dibacakan Imam Masjid Akseki Hamdi Ahmet Ankara, Ali Tel di situs peninggalan dinasti Kerajaan Utsmani dalam rangka acara pembukaan pameran kaligrafi, Jumat (10/04/2015) lalu.

Kantor berita Anatolia melaporkan, pameran akan berlangsung hingga  8 Mei mendatang. Upacara ini dihadiri oleh para pejabat Turki atas termasuk kepala agama Diyanet badan urusan negara, Mehmet Gormez.

Museum Aya Sofia (Hagia Shopia) dibangun pada abad keenam sebagai gereja di Kekaisaran Bizantium Kristen. Ketika pasukan Ottoman (Utsmaniyah) di bawah Mehmet II atau Sultan Muhammad Al-Fatih menaklukkan kota pada tahun 1453, ia memerintahkan Aya Sofia menjadi masjid.

Namun, pada pertengahan tahun 1930-an bangunan itu diubah peruntukannya menjadi museum atas perintah Presiden Turki kala itu, Mustafa Kemal Ataturk.

Sebagai warisan sejarah, Aya Sophia telah berusia lebih dari 1.400 tahun, pertama kali dibangun dan digunakan sebagai katedral oleh Kekaisaran Romawi Timur selama lebih dari 900 tahun.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Temuan Masjid Berusia Satu Abad: Bukti Islam Telah jadi Bagian Amerika  [2]

Temuan Masjid Berusia Satu Abad: Bukti Islam Telah jadi Bagian Amerika [2]

Merampas Tanah Seorang Janda, Bekas Presiden Kenya Harus Bayar $10,5 Juta

Merampas Tanah Seorang Janda, Bekas Presiden Kenya Harus Bayar $10,5 Juta

AI Tuding Jerman Bekerjasama dengan Negara Penyiksa

AI Tuding Jerman Bekerjasama dengan Negara Penyiksa

AS Akan Segera Menguasai Minyak Iraq

AS Akan Segera Menguasai Minyak Iraq

Mayoritas Warga Rusia Anggap Amerika Serikat Musuh No.1

Mayoritas Warga Rusia Anggap Amerika Serikat Musuh No.1

Baca Juga

Berita Lainnya