Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Belum Pasti Terpilih Kedua Kali, PM Inggris Tak akan Mencalonkan Diri untuk yang Ketiga

AFP
Perdana Menteri Inggris David Cameron.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Inggris David Cameron mendapatkan sorotan dari banyak pihak setelah mengatakan bahwa dirinya tidak akan mencalonkan diri untuk jabatan PM yang ketiga kalinya, padahal pemilu untuk periode keduanya saja belum dilakoni.

Dilansir Euronews Rabu (25/3/2015), dalam wawancara dengan BBC enam pekan sebelum pemilihan umum David Cameron mengatakan secara spontan bahwa dirinya tidak akan menjadi perdana menteri untuk periode ketiga dan akan turun dari jabatannya sebelum tahun 2020.

“Anda tahu, ada banyak talenta di sini. Saya dikelilingi oleh orang-orang yang sangat baik,” kata Cameron. “Saya pernah mengatakan saya akan menjalani periode kedua secara penuh, tetapi menurut saya setelah itu adalah waktunya untuk kepemimpinan baru,” imbuhnya, seraya menambahkan bahwa menjabat untuk periode ketiga menurutnya agak terlalu berlebihan.

Pernyataan Cameron, yang menjabat perdana menteri Inggris sejak tahun 2010,  mengundang beragam komentar dari media dan para kolumnis. Sebagian ada yang menyebut pernyataan Cameron itu berani, tetapi aneh. Ada pula yang mengatakan terlalu percaya diri, mengingat periode kedua belum terpilih. Serta ada pula yang mengatakan bahwa komentar Cameron justru merusak kredibilitas perdana menteri itu sendiri, sebab jauh-jauh hari sudah menyatakan mundur dari pemilu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kerabatnya Terbunuh di Gaza, Pria Belanda Kembalikan Medali dari Yahudi

Kerabatnya Terbunuh di Gaza, Pria Belanda Kembalikan Medali dari Yahudi

Pesepakbola Menolak Piala Eropa U-21 Digelar di Israel

Pesepakbola Menolak Piala Eropa U-21 Digelar di Israel

Turki Panggil Dubes Jerman Terkait Kartun “Anjing” Erdogan di Buku Pelajaran

Turki Panggil Dubes Jerman Terkait Kartun “Anjing” Erdogan di Buku Pelajaran

Rumah Seharga 11 Miliar Terjual Beberapa Jam Sebelum Diterjang Badai

Rumah Seharga 11 Miliar Terjual Beberapa Jam Sebelum Diterjang Badai

Suku Asli Namibia Gugat Jerman dalam Kasus Genosida Seabad Silam

Suku Asli Namibia Gugat Jerman dalam Kasus Genosida Seabad Silam

Baca Juga

Berita Lainnya