Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Qatar Mulai Lakukan Pembangunan Kembali Rumah di Gaza

Rumah-rumah yang rusak di Gaza, Palestina, akibat gempuran Zionis Israel pada Juli-Agustus tahun lalu.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kepala Komite Qatar untuk pembangunan Gaza, Mohammad al-Amadi menyatakan Selasa (10/3/2015), pihaknya siap membangun kembali 1.000 rumah yang hancur lebur akibat serangan bom Zionis Israel. Proyek ini merupakan bagian dari bantuan kemanusian untuk Jalur Gaza, Palestina,  yang berjumlah US$1 miliar (sekitar Rp 13 triliun).

Ia mengatakan, sehari sebelumnya Israel telah mengizinkan empat truk pengangkut semen memasuki Jalur Gaza sehingga rencana pembangunan rumah bisa segera dimulai.

“Hari ini kita akan memulai bantuan sebesar US$1 miliar,” kata Amadi kepada para wartawan saat ia berdiri di puing-puing satu rumah sakit yang hancur selama perang Gaza yang berlangsung hingga 50 hari, seperti dilaporkan Reuters.

Serangan Zionis Israel antara Juli dan Agustus tahun lalu telah menewaskan 2.100 warga Palestina dan dibalas Hamas dengan menewaskan 73 pasukan Israel. Gaza yang dihuni 1,8 juta orang saat ini porak poranda.

Menurut pejabat Palestina dan data dari PBB, perang Gaza mengakibatkan setidaknya 130 ribu rumah hancur atau rusak.

Sekitar 100 ribu orang –lebih dari setengahnya anak-anak– saat ini hidup di penampungan karena rumah mereka hancur. Ribuan lainnya tinggal di dalam bangunan yang sudah tidak utuh lagi, menggunakan pelindung seadanya agar tidak kebasahan atau kedinginan.

“Kami ingin lebih banyak negara datang dan membangun Gaza. Gaza menderita akibat perang-perang sebelumnya,” kata Amadi.

Dana US$1 miliar merupakan dana yang dijanjikan Qatar untuk merekonstruksi Jalur Gaza pada Konferensi Penggalangan Dana di Kairo pada Oktober lalu. Kala itu, penggalangan dana dilakukan dua bulan setelah perang berakhir dengan gencatan senjata ditengahi Mesir.

Dalam penggalangan dana tersebut, terkumpul dana sebesar US$5,4 miliar, namun hanya sedikit dana dari jumlah tersebut yang telah direalisasikan untuk membantu rekonstruksi Gaza.

Pasalnya, konflik internal Palestina ditengarai memblokir impor bahan bangunan. Israel juga membatasi pasokan bahan bangunan, seperti beton, semen, batang besi, dan bahan lainnya ke Gaza.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Perusahaan Pengawas China Lacak Jutaan Etnis Uigur di Xinjiang

Perusahaan Pengawas China Lacak Jutaan Etnis Uigur di Xinjiang

Stop Pencitraan Buruk Muslim Oleh Media!

Stop Pencitraan Buruk Muslim Oleh Media!

Al Azhar Tetapkan Bahwa Waktu Shalat Shubuh di Mesir Sudah Tepat

Al Azhar Tetapkan Bahwa Waktu Shalat Shubuh di Mesir Sudah Tepat

Sesame Street Jurus Amerika Lawan Jihad Pakistan

Sesame Street Jurus Amerika Lawan Jihad Pakistan

Inggris: China Bertanggung Jawab atas Pelanggaran HAM Etnis Muslim Uighur, Tak Boleh Dibiarkan!

Inggris: China Bertanggung Jawab atas Pelanggaran HAM Etnis Muslim Uighur, Tak Boleh Dibiarkan!

Baca Juga

Berita Lainnya