Senin, 15 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Internasional

Dubes Amerika untuk Korsel Terluka Kena Sabetan Pisau Nasionalis Korea

Bagikan:

Hidayatullah.com—Duta besar Amerika Serikat untuk Korea Selatan, Mark Lippert, terluka akibat sabetan pisau oleh seroang penyerang di ibukota Seoul.

Lippert, 42, sedang menghadiri jamuan makan pagi ketika dia disabet di bagian wajah dan tangan kirinya.

Pejabat AS di Korsel itu kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perwatan atas luka-lukanya yang tidak membahayakan nyawa itu.

Pelaku serangan diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 55 tahun yang aktif mengikuti aktivitas militan nasionalis Korea.

Petugas berhasil meringkus pelaku dan menahannya.

Dilansir BBC dari kantor berita Yonhap, menurut keterangan polisi serangan terjadi pada hari Rabu 22:40 GMT ketika Dubes Lippert menghadiri sebuah acara di pusat kebudayaan di Seoul.

Pelaku beteriak “Korea Selatan dan Utara harus bersatu!” sebelum menyabet Dubes Lippert dengan pisaunya.

Pelaku –yang diketahui pernah melempar batu beton ke arah duta besar Jepang untuk Korsel– juga menyuarakan penentangannya terhadap latihan gabungan militer rutin antara Korsel dan AS, yang saat ini sedang berlangsung.

Korea Utara menyebut latihan militer gabungan itu, yang melibatkan lebih dari 200.000 personel, sebagai latihan untuk melakukan invasi ke wilayahnya dan Korsel berjanji akan melakukan pembalasan.

Menurut laporan wartawan BBC di Seoul, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pelaku adalah agen dari Korea Utara.

Sebagian warga Korea Selatan meyakini kehadiran militer Amerika Serikat justru akan menghambat unifikasi kedua Korea.

Sementara itu Presiden AS Barack Obama dikabarkan telah menelepon Lippert dan mendoakannya cepat sembuh.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan “sangat mengecam tindak kekerasan ini.”

Lippert, bekas asisten menteri pertahanan AS, ditunjuk sebagai duta besar untuk Korea Selatan pada 2014.

Menurut laporan Associated Press istri Lippert melahirkan anaknya di Korsel dan memberikan putra mereka nama tengah khas Korea.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Filipina Stop TKW, Kuwait Cari PRT dari Ethiopia

Filipina Stop TKW, Kuwait Cari PRT dari Ethiopia

Pemerintah Australia Setujui Pembangunan Masjid Hunter Valley

Pemerintah Australia Setujui Pembangunan Masjid Hunter Valley

Agen Yahudi Pilihan AS Telah Bekerja di Baghdad

Agen Yahudi Pilihan AS Telah Bekerja di Baghdad

Universitas Kairo Larang Organisasi Mahasiswa Berbau Politik

Universitas Kairo Larang Organisasi Mahasiswa Berbau Politik

[Video] Seperti Ini Sulitnya Kondisi Gua di Thailand Tempat Sekelompok Remaja Terjebak Banjir

[Video] Seperti Ini Sulitnya Kondisi Gua di Thailand Tempat Sekelompok Remaja Terjebak Banjir

Baca Juga

Berita Lainnya