Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Rusia Sepakat Bantu Pembangunan PLTN Mesir

Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani kesepakatan pembangunan pembangkit listrik bertenaga nuklir di Mesir, lansir Al-Ahram Selasa (10/2/2015).

Perjanjian itu merupakan salah satu bagian masalah yang didiskusikan selama kunjungan dua hari pemimpin Rusia itu ke Mesir.

Dalam konferensi pers kemarin, Putin mengatakan bahwa jika kesepakatan soal PLTN itu dicapai, maka pembangunannya akan segera dilaksanakan. Proyek kerjasama itu termasuk pula soal studi kelayakan, kata Putin.

Presiden Al-Sisi mengatakan Rusia memiliki pengalaman banyak soal pembangkit listrik bertenanga nuklir.

“Kerjasama ini tidak pernah berakhir dan tidak akan pernah berakhir,” kata Al-Sisi dalam konferensi pers, seraya menambahka nbahwa Rusia adalah teman strategis dan aset penting untuk keseimbangan hubungan internasional Mesir.

Selain masalah PLTN, kedua kepala negara itu mendiskusikan soal kerjasama militer dan kerjasama dalam memerangi aksi terorism, serta pembangunan zona industri di sepanjang Terusan Suez dan pembangunan infrastruktur.

Putin mengatakan bidan pariwisata juga potensial untuk dikerjasamakan, karena 3 juta orang Rusia telah mengunjungi Mesir di tahun 2014, atau naik 50% dibanding tahun sebelumnya.

Terakhir kali Putin mengunjungi Mesir tahun 2005. Sementara Al-Sisi tahun lalu sudah dua kali mengunjungi Moskow pertama pada bulan Februari ketika masih menjabat menteri pertahanan dan kedua bulan Agustus sebagaii presiden Mesir.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Nilai Kontrak UEA – Perusahaan ‘Israel’ untuk Memata-Matai Emir Qatar Senilai 18 Juta USD

Nilai Kontrak UEA – Perusahaan ‘Israel’ untuk Memata-Matai Emir Qatar Senilai 18 Juta USD

Kuwait Mendesak Pertemuan Darurat PBB Bahas Pembantaian Israel

Kuwait Mendesak Pertemuan Darurat PBB Bahas Pembantaian Israel

Wanita Jerman Anggota ISIS Jadi Terdakwa Kejahatan Perang di Munich

Wanita Jerman Anggota ISIS Jadi Terdakwa Kejahatan Perang di Munich

Pria Jerman Meracuni Makanan Bayi untuk Memeras Perusahaan Pembuatnya

Pria Jerman Meracuni Makanan Bayi untuk Memeras Perusahaan Pembuatnya

Myanmar Batasi Muslim Rohingya Hanya Miliki 2 Anak

Myanmar Batasi Muslim Rohingya Hanya Miliki 2 Anak

Baca Juga

Berita Lainnya