Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pukul Mundur ISIS/ISIL Pasukan Kurdi Kuasai 90% Kobane

Sniper dari pasukan Kurdi di Suriah.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pasukan Kurdi sekarang mengusai sedikitnya 90 persen kota Kobane, Suriah, setelah mengambil alih sejumlah daerah kunci dari tangan ISIS/ISIL, kata Syrian Observatory for Human Rights dilansir Aljaeera Senin (26/1/2015).

Observatory, kelompok pro-oposisi Suriah berbasis di London, mengatakan sumber-sumber yang bisa diandalkan mengabarkan bahwa pasukan YPG (Unit Perlindungan Rakyat Kurdi) telah berhasil mendorong keluar pasukan ISIS/ISIL hingga ke luar kota Kobane.

Sejumlah sumber mengatakan kepada Observatory bahwa ISIS/ISIL mengirimkan sebuah brigade yang terdiri dari 140 anggota untuk menghadapi pasukan YPG. Kebanyakan dari anggota brigade ISIS/ISIL itu berusiadi bawah 18 tahun dan baru direkrut.

YPG yang kerap didukung pasukan Kurdi Peshmerga masih memerangi ISIS/ISIL di pinggiran timur Kobane, kata Observatory.

Pasukan YPG bergerak maju dengan hati-hati karena ISIS/ISILtelah menanam sejumlah ranjau sebelum mereka meninggalkan kota itu.

Sementara itu jurnalis Aljazeera Bernard Smith mengatakan bahwa terdapat kabar yang menyebutkan pasukan ISIS/ISIL menarik mundur persenjataan berat mereka dari kota itu.

Pasukan koalisi asing pimpinan Amerika Serikat membantu YPG dan kelompok lainnya memerangi ISIS/ISIL di Kobane. Pasukan koalisi itu memulai operasinya di Iraq pada bulan Agustus tahun lalu dan di Suriah pada bulan September. Mereka telah melancarkan sedikitnya 2.000 serangan udara.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Tumben, Amerika Desak Saudi Bolehkan Demonstrasi

Tumben, Amerika Desak Saudi Bolehkan Demonstrasi

Para Pemimpin G20 Mendesak Perubahan Dasar WTO

Para Pemimpin G20 Mendesak Perubahan Dasar WTO

Pejuang Taliban Tawan Serdadu Amerika

Pejuang Taliban Tawan Serdadu Amerika

Rebiya Kadeer Puji  Turki Memperlakukan Etnis Uighur

Rebiya Kadeer Puji Turki Memperlakukan Etnis Uighur

Rohingya Bukan Satu-Satunya Kelompok Teraniaya di Myanmar

Rohingya Bukan Satu-Satunya Kelompok Teraniaya di Myanmar

Baca Juga

Berita Lainnya