Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pasca Pengunduran Presiden Yaman, Syiah Akan Ajukan Calon Perdana Menteri

BBC
Berdasarkan kesepakatan, pemerintah baru akan dibentuk dan Syiah Hautsi serta kelompok separatis akan ajukan calon perdana menteri
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah Yaman dengan kelompok pemberontak Syiah Hautsi (Al Houthi) sudah menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri krisis politik selama beberapa pekan.

Berdasarkan kesepakatan, pemerintah baru akan dibentuk dan pemberontak Syiah Hautsi serta kelompok separatis lain di wilayah selatan negara itu akan mengajukan calon perdana menteri dalam waktu tiga hari ini. [Baca: Presiden Yaman Mundur Setelah Tekanan Kelompok Syiah]

Kesepakatan dicapai hanya beberapa jam setelah Mohammed Basindwa mengundurkan diri dari kursi perdana menteri di tengah-tengah meningkatkan bentrokan antara kelompok pemberontak dan paukan pemerintah di ibukota Sanaa. [Baca:
Presiden, PM dan Kabinet Yaman Mundur dari Jabatannya]

Sejumlah korban jiwa dan retusan orang mengungsi dari rumahnya sejalan karena mengingkatnya bentrokan di Sana’a.

Presiden Abdrabuh Mansur Hadi, utusan PBB, Jamal Benomar, serta perwakilan-perwakilan dari kekuatan politik Yaman, menghadiri penandatangan kesepakatan, Ahad 21 September.

Wartawan BBC di Sanaa, Mai Noman, melaporkan pembentukan pemerintahan bersatu nasional di bawah perdana menteri yang baru merupakan salah satu tuntutan dari Syiah Hautsi.

Sebagaimana diketahui, pemberontak Syiah Al Houthi yang merupakan minoritas, melakukan pemberontakan sejak tahun 2004 untuk menuntut ekonomi yang lebih luas di Provinsi Saada di sebelah utara Yaman.*

 

Rep: Panji Islam
Editor: Admin Hidcom

Bagikan:

Berita Terkait

Resolusi Istanbul Himbau Fokus Palestina, Kutuk Intervensi Iran dan Hizbullah di Kawasan

Resolusi Istanbul Himbau Fokus Palestina, Kutuk Intervensi Iran dan Hizbullah di Kawasan

Lima Fakta Tentang Donald Trump yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Lima Fakta Tentang Donald Trump yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Pesta Kembang Api Natal Melukai 39 orang di Kuba

Pesta Kembang Api Natal Melukai 39 orang di Kuba

Boneka AS itu Dinilai Lukai Perasaan Washington

Boneka AS itu Dinilai Lukai Perasaan Washington

Pejabat Intelijen Suriah Dibunuh Pasukan Oposisi

Pejabat Intelijen Suriah Dibunuh Pasukan Oposisi

Baca Juga

Berita Lainnya