Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Kerangka Manusia Berusia 35.000 Tahun akan Dikembalikan Belgia ke Mesir

Bagikan:

Hidayatullah.com–Menyusul upaya diplomatik menyeluruh antara Mesir dan Belgia, Universitas Leuven akhirnya setuju untuk mengembalikan kerangka manusia berusia 35.000 tahun kepada Mesir yang disimpannya sejak tahun 1980.

Kerangka manusia itu disimpan pihak Leuven berdasarkan hukum pembagian. Hukum tersebut memperbolehkan misi asing untuk mendapatkan bagian dari artefak-artefak yang ditemukan di situs-situs arkeologi di Mesir.

Menteri Kepurbakalaan Mamdouh Eldamaty menjelaskan kerangka manusia itu ditemukan di daerah Nazlet Khater, ketika misi arkeologi Universitas Leuven melakukan penggalian di Sohag, Mesir Atas.

Setelah dilakukan upaya diplomatik, kata Eldamaty, pihak Universitas Leuven setuju untuk mengembalikan artefak itu karena merupakan bagian penting dari sejarah Mesir.

Ali Ahmad, kepala Seksi Pengembalian Barang Purbakala Curian, kepada Ahram Online Ahad (18/1/2015) mengatakan bahwa kerangka manusia itu akan tiba pekan depan dan sebuah komite sedang mempelajari bagaimana memamerkannya di Museum Nasional Peradaban Mesir di Fustat.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Sierra Leone Kini Punya Pengadilan Khusus Kekerasan Seksual dan Gender

Sierra Leone Kini Punya Pengadilan Khusus Kekerasan Seksual dan Gender

Drone Militer Amerika Jatuh di Selatan Turki

Drone Militer Amerika Jatuh di Selatan Turki

8 Unit Payung Raksasa  Dipasang di Halaman Masjidil Haram

8 Unit Payung Raksasa Dipasang di Halaman Masjidil Haram

Warga Kroasia Protes Ratifikasi Konvensi Istanbul yang Dinilai Pro-Homoseksual

Warga Kroasia Protes Ratifikasi Konvensi Istanbul yang Dinilai Pro-Homoseksual

Pasukan Amerika di Afghanistan Diberi Kekebalan Hukum

Pasukan Amerika di Afghanistan Diberi Kekebalan Hukum

Baca Juga

Berita Lainnya