Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Protes Anti Charlie Hebdo Berlangsung di Timur Tengah, Asia Selatan dan Afrika

VOA
Warga Yordania memprotes gambar kartun nabi Muhammad dimuat di tabloid Charlie Hebdo, seusai ibadah sholat Jumat di Amman
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ribuan Muslim dari berbagai penjuru dunia melangsungkan protes menentang penggambaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam oleh majalah satir Prancis Charlie Hebdo. Beberapa demonstrasi berubah menjadi aksi kekerasan.

Di Niger, sedikitnya empat orang tewas, Jumat, di kota Zinder, dimana sejumlah demonstran membakar sebuah pusat kebudayaan Prancis dan beberapa gereja. Para pejabat mengatakan, seorang polisi termasuk di antara mereka yang tewas.

Demonstrasi yang diwarnai kekerasan juga terjadi di Karachi, Pakistan, dimana beberapa ratus demonstran bentrok dengan polisi. Seorang juru kamera kantor berita Prancis AFP dilaporkan termasuk di antara tiga orang yang terluka, demikian dikutip media VOA Amerika.

Aksi protes juga berlangsung di beberapa kota besar lain di Pakistan, termasuk Islamabad dan Lahore.

Di Algiers, Aljazair, polisi bentrok dengan demonstran yang melemparkan batu dan botol di sekitar kawasan tepi pantai ibukota.

Ratusan orang sebelumnya melangsungkan pawai dengan tenang di ibukota sambil mengibarkan spanduk-spanduk bertuliskan, “Saya Muhammad.”

Demonstrasi damai dalam skala besar juga berlangsung di ibukota negara-negara Afrika Barat, seperti Mali, Senegal dan Mauritania.
Aksi protes serupa juga berlangsung di Amman, Yordania and Istanbul, Turki.

Meski menuai kemarahan umat Islam, media Prancis ini bahkan mencetak kembali kartun Nabi sebanyak 3 juta eksemplar.

Sampul isu terbaru Charlie Hebdo menggambarkan Nabi Muhammad yang sedang menangis sambil memegang kertas bertuliskan “Saya Charlie” di bawah tulisan besar yang artinya “Semua Dimaafkan.” Itu merupakan edisi pertama majalah tersebut pasca serangan pekan lalu yang menewaskan 12 orang.

Kaum Muslim menganggap karikatur Nabi Muhammad yang ditampilkan majalah itu merupakan penghinaan terhadap Islam.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Inggris Tangkap Warganya yang Pulang dari Suriah

Inggris Tangkap Warganya yang Pulang dari Suriah

Sadar Kena Tipu, Profesor Harvard: Papirus Istri Yesus Pemalsuan Modern

Sadar Kena Tipu, Profesor Harvard: Papirus Istri Yesus Pemalsuan Modern

Jaksa: Pencarian di Rumah Warga Jerman dan Inggris Fokus Tersangka Pendukung Al-Nusra

Jaksa: Pencarian di Rumah Warga Jerman dan Inggris Fokus Tersangka Pendukung Al-Nusra

arsip digital sejarah gaza

Arsip Digital Pertama yang Mendokumentasikan Kekayaan Sejarah Budaya Gaza Diluncurkan

Uni Eropa Perketat Aturan Pekerja Asing

Uni Eropa Perketat Aturan Pekerja Asing

Baca Juga

Berita Lainnya