Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Kanselir Merkel Berpawai Toleransi Bersama Komunitas Muslim

AFP
Para demonstran Pegida pada hari menampilkan poster menyindir Kanselir Jerman Angela Merkel berkerudung, karena keikutsertaannya berpawai bersama komunitas Muslim.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kanselir Jerman Angela Merkel bergabung dengan pawai komunitas Muslim pada hari Selasa (13/1/2015) untuk mempromosikan toleransi, mengutuk serangan di Paris, dan mengirim kritikan terhadap gerakan anti-Islam yang sedang tumbuh di Jerman.

Presiden Joachim Gauck akan berpidato di ikon Berlin, Gerbang Brandenburg, yang diselenggarakan oleh Dewan Pusat Muslim di Jerman di bawah slogan “Mari kita bersama-sama. Teror: bukan mewakili kami!”

Merkel, yang akan bergabung bersama sebagian besar kabinetnya pada acara tersebut, telah berbicara menentang sayap kanan populis yang anti-Islam, “Patriotic Europeans Against the Islamisation of the Occident”, atau Pegida, dan menekankan pada hari Senin bahwa “Islam milik Jerman”.

Dilaporkan AFP, Pegida pada Senin mengumpulkan rekor 25.000 demonstran untuk pawai mingguan ke-12 di Dresden, di bekas wilayah komunis Jerman timur komunis, dengan anggotanya mengibarkan bendera saat mengheningkan cipta satu menit untuk korban serangan Charlie Hebdo di Paris pekan lalu.

Protes terbaru Pegida tersebut disambut oleh 100.000 orang secara nasional dengan melakukan kontra-demonstran. Para demonstran menuduh Pegida mengeksploitasi serangan di Prancis dan yang menyuarakan dukungan untuk masyarakat Jerman multikultural.

Merkel pada Senin menyampaikan terima kasih kepada pemimpin dari empat juta orang Muslim Jerman, yang dengan cepat dan jelas mengutuk kekerasan berdarah pekan lalu di Paris.

“Jerman ingin hidup berdampingan secara damai dengan umat Muslim dan umat agama lain”, dan pada hari Selasa akan mengirim “pesan yang sangat kuat,” katanya pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu.

Merkel dan Davutoglu hari Minggu bergabung dengan Presiden Prancis Francois Hollande dan para pemimpin dunia lainnya pada pawai solidaritas besar Paris, setelah pembantaian terhadap 12 orang pengelola mingguan satir Charlie Hebdo, serta korban tewas lain dalam pengepungan sandera, dan penembakan terpisah.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Dua Anggota Hizbullah Tewas di Suriah

Dua Anggota Hizbullah Tewas di Suriah

Pensiunan Spanyol Protes Uang Pensiun Minim, Biaya Hidup Mahal

Pensiunan Spanyol Protes Uang Pensiun Minim, Biaya Hidup Mahal

Israel Hentikan Peran Uni Eropa dalam Perundingan Damai dengan Palestina

Israel Hentikan Peran Uni Eropa dalam Perundingan Damai dengan Palestina

Drone Militer Amerika Jatuh di Selatan Turki

Drone Militer Amerika Jatuh di Selatan Turki

Belasan Negara Bagian Amerika Serikat Gugat Trump Terkait Status Darurat Tembok Meksiko

Belasan Negara Bagian Amerika Serikat Gugat Trump Terkait Status Darurat Tembok Meksiko

Baca Juga

Berita Lainnya