Ahad, 28 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Internasional

16 Ribu Warga Kelantan Malaysia Mengungsi Akibat Banjir

www.themalaysiantimes.com.my
Bagikan:

Hidayatullah.com—Banjir serius yang menimpa Negara bagian Kelantan, Malaysia menyebabkan banyak warga mengungsi. Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Shahidan Kassim mengatakan banjir yang melanda negara-negara bagian di Pantai Timur Semenanjung terutama di Kelantan sangat ‘luar biasa’.

Media setempat melaporkan, sejauh ini lebih 16.000 korban banjir dilaporkan mengungsi di 60 tempat di delapan propinsi di Kelantan.

Banjir juga menyebabkan hampir 200 penduduk di Gua Musang mengungsi menyusul limpahan air Sungai Galas, Sungai Lebir dan Sungai Kelantan yang kini dinilai melewati tingkat bahaya setelah hujan lebat sejak kemarin malam.

Shahidan juga mengaku kesal karena sebagian penduduk di negeri ini menjadikan banjir justru menjadi pesta mandi-manda yang seharusnya dihindari karena khawatir bisa terjadi musibah terhadap mereka.

“Kali ini bukan banjir biasa, itu luar biasa dan jika setiap tahun mereka menganggap itu adalah pesta tapi kali ini jangan buat begitu.

“Air banjir kali ini arusnya deras. Ia nampak laju dan saya harap berhati-hatilah tentang,” katanya dikutip laman Astroawani.

Dia meminta semua pihak memandang serius hal itu untuk menghindari kejadian buruk terjadi.

KelantanBanjir1a

Banjir di Kelantan: Kiri sebelum banjir (kanan) setelah diterjang banjir

 

Seperti diketahui, pasca hujan lebat, beberapa debit air di sungai utama di Negara bagian di Malaysia dilaporkan meningkat pada tingkat bahaya dan jumlah penduduk yang akan dipindahkan diperkirakan akan lebih banyak lagi.

“Dalam waktu yang sama air sungai kembali naik di Gua Musang. Kuantan (Pahang) dan Besut di Terengganu pula ada yang pindah kembali.

“Fenomena ini kena ambil memori dan harus berhati-hati karena dalam kejadian hujan yang turun dan jika berkelanjutan ini dapat terjadi gelombang yang lebih besar,” kata Shahidan Kassim.

Menurut laman Dewan Keamanan Nasional (MKN), di Negara bagian Terengganu, sampai pukul 10 malam, seluruh korban dipindahkan di 102 tempat di lima daerah.

Daerah Hulu Terengganu merekam jumlah korban paling banyak yaitu 2,273 orang dari 740 keluarga, demikian dikutip Bernama.*

 

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pasca Pembatalan Perjanjian, Baku Tembak Pecah di Mindanao

Pasca Pembatalan Perjanjian, Baku Tembak Pecah di Mindanao

Serangan NATO  Sebabkan 33 Warga Sipil Tewas

Serangan NATO Sebabkan 33 Warga Sipil Tewas

Berantas Fake News, Polisi Singapura Bisa Masuk Grup Chat Online Tertutup

Berantas Fake News, Polisi Singapura Bisa Masuk Grup Chat Online Tertutup

Obama: Wajar Kekhawatiran Israel

Obama: Wajar Kekhawatiran Israel

Polisi: Setelah Kecelakaan Suami Ratu Inggris Menyetir Tanpa Sabuk Pengaman

Polisi: Setelah Kecelakaan Suami Ratu Inggris Menyetir Tanpa Sabuk Pengaman

Baca Juga

Berita Lainnya